Berita
Jokowi Tegaskan Tidak Campur Tangan dalam Penyusunan Kabinet Mendatang
AKTUALITAS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan bahwa ia tidak akan campur tangan dalam penyusunan kabinet di pemerintahan mendatang.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan nama-nama menteri sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.
Dalam pernyataannya, saat meninjau pameran kendaraan listrik di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5/2024), Jokowi menegaskan, “Kabinet itu adalah 100 persen hak prerogatif presiden. Kalau usul-usul boleh, tapi itu hak penuh Presiden Terpilih.”
Meskipun demikian, Jokowi menyatakan kesiapannya untuk memberikan masukan jika diminta oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Kalau minta saran enggak apa-apa (memberi saran), kalau minta saran. Tapi kalau enggak dimintai saran, ikut-ikutan nimbrung, nah itu yang nggak boleh,” katanya.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, juga mengonfirmasi bahwa pengangkatan menteri dalam kabinet pemerintahan mendatang sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden Terpilih setelah dilantik pada 20 Oktober 2024.
Menurutnya, Jokowi saat ini fokus untuk menuntaskan agenda pemerintahan dan pembangunan sampai akhir masa jabatannya pada 20 Oktober 2024.
Dengan demikian, keterlibatan Jokowi dalam penentuan menteri kabinet pemerintahan 2024-2029 adalah sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan ketentuan hukum yang berlaku. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
NASIONAL28/07/2026 10:00 WIBKomdigi Pasang Badan Usai Prabowo Dihujani Kritik soal ‘Londo Ireng’
-
POLITIK28/07/2026 13:00 WIBBawaslu Catat 409 Tim Mahasiswa Siap Bongkar Masalah Pemilu
-
EKBIS28/07/2026 11:30 WIBEmas Antam Jeblok Rp9.000 per Gram
-
POLITIK28/07/2026 11:00 WIBEmpat Keputusan PKS Bikin Peta Politik Memanas
-
EKBIS28/07/2026 09:30 WIBIHSG Merah di Awal Perdagangan
-
JABODETABEK28/07/2026 08:30 WIBPolda Metro Gulung 8 Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks
-
NASIONAL28/07/2026 06:00 WIBPengamat sebut Prabowo Tak Sedang Serang Wartawan atau LSM
-
NUSANTARA28/07/2026 07:30 WIBHeboh! Remaja 15 Tahun Diduga Dicabuli Guru Ngaji di Masjid