DUNIA
Jerman Desak Penarikan Pasukan AS Terkait Tarif, Greenland
AKTUALITAS.ID – Greenland secara resmi merupakan bagian dari Kerajaan Denmark, meskipun memiliki status otonomi luas.
Namun, Presiden Trump berulang kali menyatakan keinginannya agar pulau strategis di kawasan Arktik itu menjadi bagian dari Amerika Serikat.
Seorang politisi Jerman menyerukan penarikan pasukan Amerika Serikat dan senjata nuklir AS dari wilayah Jerman, menyusul ketegangan diplomatik yang dipicu pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait rencana tarif dan isu Greenland.
Pernyataan itu menambah tekanan politik di Eropa di tengah kekhawatiran atas arah kebijakan Washington terhadap sekutunya.
Sevim Dagdelen, pakar kebijakan luar negeri dari aliansi Sahra Wagenknecht (BSW), mengatakan Jerman perlu menghentikan ketergantungan militernya pada Amerika Serikat.
Ia juga menolak rencana penempatan rudal AS jarak menengah di wilayah Jerman, yang dinilainya justru meningkatkan risiko keamanan nasional.
“Pasukan AS harus akhirnya ditarik dari Jerman. Pada saat yang sama, bom nuklir Amerika harus dikeluarkan dari Buchel. Selain itu, rencana penempatan rudal jarak menengah AS hanya akan menjadikan Jerman target yang lebih besar,” kata Dagdelen melalui platform X, Minggu (18/1/2026).
Pernyataan itu muncul sehari setelah Trump mengatakan akan memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai Februari.
Tarif tersebut, menurut Trump, akan dinaikkan menjadi 25 persen dan tetap berlaku hingga Amerika Serikat mencapai kesepakatan dengan Denmark terkait pembelian Greenland.
Langkah itu memicu reaksi keras dari sejumlah negara Eropa, yang menilai ancaman tarif tersebut sebagai bentuk tekanan politik yang tidak dapat diterima.
(Ari Wibowo/goeh)
-
JABODETABEK28/08/2026 14:15 WIBKericuhan DPR Meluas, Satu Orang Dikabarkan Tewas di Tengah Chaos
-
POLITIK28/08/2026 10:00 WIBKetua DPR RI: Pemilu Tak Bisa Dimajukan Sepihak
-
NASIONAL28/08/2026 14:00 WIBSahroni Optimistis RUU Perampasan Aset Tuntas Tepat Waktu
-
EKBIS28/08/2026 09:30 WIBIHSG Awal Perdagangan Naik 13 Poin
-
RIAU28/08/2026 14:30 WIBPolda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Orang Jadi Tersangka
-
NASIONAL28/08/2026 11:00 WIBGMNI: Popularitas MBG Tak Bisa Kalahkan Konstitusi
-
NASIONAL28/08/2026 13:00 WIBMenko Yusril Bantah Pemerintah Bekukan Rekening Aktivis Pati
-
EKBIS28/08/2026 10:30 WIBRupiah Menguat di Awal Dagang

















