Connect with us

DUNIA

Bolivia Darurat Nasional Gegara Demo Chaos

Aktualitas.id -

Ilustrasi bentrokan, foto: aktualitas.id- ai

AKTUALITAS.ID – Pemerintah Bolivia resmi menetapkan status darurat nasional setelah gelombang demonstrasi yang berlangsung selama beberapa pekan terus meluas dan memicu gangguan di berbagai wilayah negara tersebut.

Presiden Bolivia Rodrigo Paz mengumumkan keputusan itu melalui pidato yang disiarkan secara nasional pada Sabtu (20/6/2026). Menurutnya, pemerintah telah menempuh berbagai upaya dialog dengan kelompok masyarakat, namun situasi dinilai belum juga kondusif.

“Setelah menempuh semua jalur dialog, mencapai kesepakatan dengan mereka yang tuntutannya sah, dan mengidentifikasi mereka yang menggunakan kekerasan dalam upaya untuk menggoyahkan Bolivia, kami memutuskan untuk mengumumkan keadaan darurat di seluruh wilayah nasional,” ujar Paz.

Aksi demonstrasi dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi yang memburuk. Warga memprotes tingginya inflasi, kenaikan harga bahan bakar, serta kebijakan penghapusan subsidi BBM yang dinilai semakin membebani kehidupan masyarakat.

Di sejumlah daerah, demonstrasi menyebabkan pemblokiran jalan utama dan mengganggu aktivitas masyarakat. Pemerintah menyatakan kondisi tersebut menjadi salah satu alasan diberlakukannya status darurat nasional.

Ketegangan meningkat setelah Presiden Paz menandatangani undang-undang yang memperluas kewenangan pemerintah dalam menerapkan keadaan darurat. Pemerintah menyebut aturan itu bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, sementara sebagian pengunjuk rasa menilai kebijakan tersebut berpotensi membatasi ruang protes.

Meski Presiden Paz kembali menyatakan kesediaannya berdialog dengan kelompok yang memiliki tuntutan sah, sebagian demonstran tetap melanjutkan aksi dan menyerukan agar ia mengundurkan diri dari jabatannya.

Hingga kini, situasi di Bolivia masih menjadi perhatian karena krisis ekonomi dan politik yang berlangsung bersamaan berpotensi memengaruhi stabilitas nasional. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban, sementara perkembangan kondisi di lapangan masih terus dipantau. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version