EKBIS
Bitcoin Tembus USD64.226 Hari Ini
AKTUALITAS.ID – Bitcoin kembali menunjukkan taringnya. Pada perdagangan Rabu (5/8/2026) pagi, aset kripto terbesar di dunia itu berhasil mencatat penguatan lebih dari satu persen dan kembali bertengger di kisaran Rp1,15 miliar per keping. Namun di balik kenaikan tersebut, pasar masih dibayangi ancaman besar mulai dari aksi peretasan bernilai puluhan juta dolar hingga ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Mengacu data CoinMarketCap pukul 06.31 WIB, harga Bitcoin naik 1,22 persen dalam 24 jam terakhir menjadi US$64.139,65 atau sekitar Rp1,15 miliar (kurs Rp18.027 per dolar AS).
Dalam satu jam terakhir, Bitcoin sempat terkoreksi tipis 0,18 persen, sementara secara mingguan masih mencatat kenaikan sekitar 1,18 persen.
Kapitalisasi pasar Bitcoin kini mencapai sekitar US$1,28 triliun atau setara Rp23.001 triliun, menegaskan dominasinya sebagai aset kripto terbesar di dunia.
Sementara itu, data Investing.com menunjukkan Bitcoin sempat diperdagangkan di kisaran US$64.226. Meski menguat, pergerakan harga masih relatif terbatas karena pelaku pasar belum memperoleh sentimen baru yang cukup kuat untuk mendorong reli lebih besar.
Investor kini mencermati berbagai faktor global, mulai dari arah kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, hingga aksi jual yang kembali dilakukan oleh Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin korporasi terbesar.
Di sisi lain, pasar kripto juga diguncang kabar peretasan terhadap cold wallet milik perusahaan dompet kripto asal Kanada, Coinkite.
Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan hilangnya Bitcoin senilai hampir US$90 juta atau sekitar Rp1,6 triliun. Peristiwa ini memicu kembali kekhawatiran investor karena cold wallet selama ini dikenal sebagai metode penyimpanan aset digital yang paling aman.
Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan peluang tercapainya kesepakatan semakin terbuka, sementara Qatar menyebut pembicaraan masih berlangsung dengan fokus pada deeskalasi konflik dan pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur penting perdagangan energi dunia.
Altcoin Bergerak Beragam
Di luar Bitcoin, mayoritas aset kripto utama bergerak bervariasi.
Ethereum (ETH) naik 0,5 persen menjadi US$1.872,85.
BNB menguat 0,6 persen.
Solana (SOL) naik 0,5 persen.
Cardano (ADA) bertambah 0,1 persen.
XRP justru turun 0,3 persen.
Dogecoin (DOGE) melemah 0,3 persen.
Token TRUMP juga bergerak di zona negatif.
Meski Bitcoin kembali menguat, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati. Arah pergerakan kripto dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, kebijakan moneter global, serta tingkat kepercayaan investor terhadap keamanan ekosistem aset digital setelah insiden peretasan tersebut. (Firman/Mun)
-
NUSANTARA05/08/2026 19:30 WIBPolisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
-
JABODETABEK05/08/2026 16:30 WIBBMKG Ungkap Alasan Jakarta Tiba-Tiba Diguyur Hujan
-
POLITIK05/08/2026 16:00 WIBPrabowo 2 Periode Bergema, Dasco Fokus Menangkan Gerindra
-
NUSANTARA05/08/2026 23:00 WIBBMKG Beberkan Daftar Perairan yang Diterjang Gelombang 4 Meter
-
JABODETABEK05/08/2026 22:00 WIBPolda Metro Jaya: Perempuan asal Ciamis Jadi Tersangka Kasus Hoaks Demo
-
POLITIK05/08/2026 17:00 WIBMKD Siapkan Jadwal Pemeriksaan Deddy Sitorus
-
NUSANTARA05/08/2026 18:30 WIBPenyair Bongkar Fakta Kelam Gunung Ciremai
-
DUNIA05/08/2026 21:00 WIBDrone Houthi Hantam Bandara Arab Saudi