EKBIS
Zona Merah Hantam Pasar Kripto
AKTUALITAS.ID – Pasar aset kripto kembali dihantam gelombang aksi jual. Perdagangan Kamis (30/7/2026) pagi masih didominasi warna merah setelah mayoritas mata uang kripto berkapitalisasi besar mengalami pelemahan. Bitcoin memang masih menjadi raja kripto dunia, namun dominasinya belum mampu menghentikan tekanan yang terus membayangi pasar.
Mengacu pada data CoinMarketCap, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level US$63.572,44, turun 0,48% dalam 24 jam terakhir. Koreksi mingguan bahkan mencapai 3,72%, menandakan tekanan jual masih belum benar-benar mereda.
Ethereum (ETH) juga belum menemukan momentum kebangkitan. Kripto terbesar kedua itu turun 1,11% menjadi US$1.893,81, sehingga dalam sepekan telah kehilangan 1,97% nilainya.
Tekanan tidak berhenti pada dua aset terbesar tersebut. BNB turun 0,21% ke US$570,58, sementara XRP melemah 0,91% menjadi US$1,06. Koreksi mingguan XRP bahkan mencapai 6,40%, menunjukkan tekanan terhadap altcoin semakin besar.
Nasib serupa dialami Solana (SOL). Kripto yang sempat menjadi primadona investor itu turun 0,89% ke US$73,10. Dalam tujuh hari terakhir, SOL telah kehilangan 6,56%, lebih dalam dibandingkan pelemahan Bitcoin maupun Ethereum.
Korban terbesar datang dari Hyperliquid (HYPE). Aset ini ambles 2,12% dalam sehari menjadi US$53,84, sedangkan penurunan selama sepekan mencapai 9,38%, menjadikannya salah satu aset kripto besar dengan performa terburuk dalam periode tersebut.
Di tengah dominasi pelemahan, hanya sedikit aset yang mampu bertahan. TRON (TRX) menjadi pengecualian setelah menguat 0,18% menjadi US$0,3252 dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, dua stablecoin terbesar, Tether (USDT) dan USD Coin (USDC), tetap bergerak stabil di sekitar level US$1, sesuai karakteristiknya sebagai aset yang dipatok terhadap dolar AS.
Secara keseluruhan, pasar kripto masih menunjukkan sinyal kehati-hatian. Pelemahan yang terjadi tidak hanya berlangsung harian, tetapi juga telah berlangsung selama sepekan pada sebagian besar aset digital utama.
Meski demikian, pergerakan harga kripto dikenal sangat volatil. Angka-angka tersebut merupakan kondisi saat pemantauan Kamis pagi dan masih berpotensi berubah mengikuti dinamika perdagangan global sepanjang hari. Bagi investor, kondisi ini menjadi pengingat bahwa peluang keuntungan selalu datang bersamaan dengan risiko koreksi yang tinggi. (Firman/Mun)
-
Berita13/09/2026 23:00 WIBPolres Metro Jakarta Pusat Ungkap Peredaran 5,2 Kilogram Sabu di Cengkareng
-
DUNIA14/09/2026 00:00 WIBHouthi Kuasai Bab al-Mandeb, Dunia Panik
-
DUNIA13/09/2026 21:00 WIBPresiden Iran Siap Lawan AS-Israel
-
JABODETABEK13/09/2026 20:00 WIBBibir Robek! Pemotor Wanita Mengaku Dipukul Ojol Usai Tabrakan di Depok
-
JABODETABEK13/09/2026 22:00 WIBAnak Tengah Pembunuh Sekeluarga Divonis Seumur Hidup
-
NASIONAL14/09/2026 06:00 WIBSepekan Laut Membisu, Jakarta Gelar Panggung Doa untuk 5 Jurnalis Hilang
-
EKBIS14/09/2026 11:45 WIBPemerintah Ketok Palu Tarif Listrik PLN 14–20 September 2026
-
NASIONAL14/09/2026 10:00 WIBPDIP Desak Polisi Jerat Otak Kerusuhan Pakai KUHP Baru