Connect with us

DUNIA

Iran Rudal Satelit hingga Gudang Militer AS di Bandara Kuwait

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan drone yang menyasar sejumlah fasilitas strategis milik Amerika Serikat di Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber, Kuwait, Jumat (31/7/2026).

Menurut pernyataan militer Iran yang disiarkan kantor berita Tasnim, target operasi meliputi hanggar pesawat, sistem komunikasi satelit, hingga gudang penyimpanan peralatan militer yang disebut menjadi bagian penting dari jaringan operasi militer AS di kawasan Teluk.

Iran menyatakan serangan tersebut merupakan aksi balasan atas serangan Amerika Serikat terhadap sebuah rumah warga di Pulau Qeshm yang diklaim menewaskan satu keluarga.

Teheran juga menyebut pangkalan Ahmed Al Jaber sebagai salah satu pusat utama yang digunakan militer AS untuk mendukung operasi pengintaian udara serta aktivitas militer di kawasan Timur Tengah.

Namun hingga laporan ini ditulis, militer Kuwait maupun pemerintah Kuwait belum mengonfirmasi klaim serangan tersebut, sementara pihak Amerika Serikat juga belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan serangan drone itu.

Serangan ini menambah daftar aksi balasan Iran terhadap kepentingan militer Amerika di negara-negara Arab selama konflik kedua negara terus meningkat.

Sehari sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga mengklaim telah menyerang Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania, yang disebut menjadi lokasi penempatan jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, IRGC mengaku menggunakan rudal balistik untuk menghantam area parkir pesawat dan hanggar perawatan.

Media pemerintah Iran bahkan mengklaim serangan tersebut menghancurkan tiga jet tempur F-35 dan merusak tiga unit lainnya.

Hingga saat ini, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, dan belum ada konfirmasi resmi dari Amerika Serikat maupun Yordania mengenai tingkat kerusakan yang diklaim Iran.

Dengan kedua belah pihak terus melancarkan serangan dan saling mengklaim keberhasilan operasi militer, konflik Iran-AS menunjukkan tanda-tanda eskalasi yang semakin luas, dengan risiko melibatkan lebih banyak negara di kawasan Timur Tengah. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version