EKBIS
Rupiah Melemah ke Rp16.245,50, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga BI
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu pagi (20/8/2025), di tengah ekspektasi pasar terhadap keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.03 WIB, rupiah terdepresiasi 0,29% ke level Rp16.245,50 per dolar AS.
Pelemahan ini terjadi seiring penguatan indeks dolar AS yang naik 0,12% ke posisi 98,38. Kondisi tersebut turut menekan sejumlah mata uang Asia lainnya, seperti dolar Hongkong, dolar Singapura, dolar Taiwan, won Korea Selatan, peso Filipina, yuan China, ringgit Malaysia, dan baht Thailand.
Namun, tidak semua mata uang regional melemah. Yen Jepang dan rupee India justru dibuka menguat masing-masing sebesar 0,12% dan 0,45% terhadap dolar AS.
Menurut pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi, arah pergerakan rupiah hari ini sangat dipengaruhi oleh hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang dijadwalkan mengumumkan kebijakan suku bunga acuan. “Konsensus pasar memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga di level 5,25%, dengan mempertimbangkan stabilitas ekonomi global dan capaian PDB kuartal II Indonesia yang tumbuh 5,12%,” ujar Ibrahim, Selasa (19/8).
Pasar menanti sinyal kebijakan moneter lanjutan, terutama di tengah tekanan eksternal dan dinamika geopolitik yang masih membayangi. Keputusan BI hari ini diperkirakan akan menjadi penentu arah rupiah dalam jangka pendek. (Yoke Firmansyah/Mun)
-
NUSANTARA11/08/2026 14:00 WIBApi Makin Merambat, 899 Hektare Bromo Terbakar
-
DUNIA11/08/2026 15:00 WIBTrump Tuntut Iran Bayar Darah Korban Timur Tengah
-
NUSANTARA11/08/2026 23:00 WIBGunung Semeru Erupsi 8 Kali pada Selasa 11 Agustus 2026
-
NASIONAL11/08/2026 16:00 WIBPengamat: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Senjata Politik
-
NUSANTARA11/08/2026 17:00 WIBAir Habis, Api Sulit Padam di Palangka Raya
-
DUNIA11/08/2026 18:00 WIBMojtaba Khamenei Reshuffle Militer Iran
-
NASIONAL11/08/2026 22:00 WIBBNPB Ungkap Alasan Tak Andalkan Hujan Buatan untuk Lawan Karhutla
-
NUSANTARA11/08/2026 19:00 WIBAsap Karhutla Ganggu Penerbangan ke Tanjung Puting