Connect with us

EKBIS

Kamis pagi, IHSG Jebol Level 6.200

Aktualitas.id -

Ilustrasi IHSG, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka dengan tekanan kuat pada Kamis (18/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung bergerak di zona merah dan terus mengalami pelemahan hanya dalam hitungan menit setelah bel pembukaan berbunyi.

IHSG sempat dibuka turun 28,85 poin atau 0,46 persen ke level 6.191,89 dari penutupan sebelumnya di 6.220,74. Namun tekanan jual semakin meningkat sehingga indeks merosot lebih dalam hingga menyentuh kisaran 6.131–6.137, atau terkoreksi lebih dari 1 persen pada awal sesi perdagangan.

Aksi jual terlihat mendominasi hampir seluruh papan perdagangan. Ratusan saham bergerak melemah, sementara saham yang menguat jauh lebih sedikit. Kondisi ini menunjukkan sentimen pasar masih cenderung negatif sehingga membuat investor memilih bersikap hati-hati.

Tekanan terhadap IHSG juga datang dari mayoritas indeks sektoral. Sektor keuangan menjadi yang paling dalam terkoreksi, disusul sektor infrastruktur dan sektor industri. Saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) ikut menjadi sasaran aksi jual sehingga memperberat laju penurunan indeks.

Aktivitas perdagangan sejak pagi terpantau cukup tinggi dengan volume transaksi mencapai miliaran saham dan nilai transaksi menembus triliunan rupiah. Meski transaksi ramai, dominasi tekanan jual membuat pergerakan IHSG belum mampu keluar dari zona merah.

Pelaku pasar masih mencermati perkembangan sentimen global dan regional, termasuk pergerakan nilai tukar rupiah serta sejumlah data ekonomi yang dinilai dapat memengaruhi arah investasi. Kondisi tersebut membuat investor cenderung menahan diri dan melakukan penyesuaian portofolio.

Sejumlah analis menilai IHSG masih berpotensi bergerak volatil sepanjang perdagangan. Selama tekanan jual terhadap saham-saham unggulan masih berlangsung, indeks diperkirakan akan bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan tetap berada di bawah tekanan. (Firman/Mun)

TRENDING

Exit mobile version