JABODETABEK
Empat Hari dalam Cengkeraman Pria Bejat: Kisah Pilu Penculikan Anak di Pasar Rebo
AKTUALITAS.ID – Kasus penculikan seorang anak perempuan berusia 13 tahun berinisial ETZ di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, akhirnya terungkap dengan penangkapan pelaku berinisial MAM (47). Lebih mengerikan lagi, korban ternyata disekap selama empat hari di sebuah kontrakan dan menjadi korban pemerkosaan serta pencabulan.
Kasubdit Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, mengungkapkan pelaku telah merencanakan aksinya dengan matang. MAM, yang baru mengontrak di sebelah rumah korban, memanfaatkan kedekatan dan kepercayaan keluarga korban untuk melancarkan niat jahatnya.
“Setelah beberapa hari mengontrak pada tanggal 10 April 2025 terlapor mengajak korban untuk pergi ke pasar dengan alasan ingin membeli barang dan hadiah untuk korban,” jelas AKBP Resa, Rabu (16/4/2025). Ibu korban yang tidak menaruh curiga, mengizinkan putrinya pergi bersama pelaku. Namun, ETZ tak kunjung kembali hingga membuat keluarga panik dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Tim Resmob Polda Metro Jaya bergerak cepat setelah menerima laporan. Hasil penyelidikan menunjukkan korban disekap di sebuah kontrakan baru yang telah disiapkan oleh pelaku selama empat hari. Selama masa penyekapan itu, ETZ mengalami tindakan kekerasan seksual yang mengerikan.
“Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui korban disekap selama empat hari di kontrakan baru yang sudah disiapkan oleh pelaku,” kata AKBP Resa. “Selama penyekapan tersebut pelaku melakukan pemerkosaan dan pencabulan kepada korban.”
Upaya pengejaran pelaku akhirnya membuahkan hasil pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Tim berhasil mengamankan MAM beserta korban di Jalan Kampung Asam, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Namun, penangkapan tidak berjalan mulus. Pelaku berusaha melawan dan melarikan diri, sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Polisi Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya telah mengkonfirmasi penangkapan pelaku. Kasus ini kini sepenuhnya ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk proses hukum lebih lanjut.
Kisah pilu yang dialami ETZ ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu waspada terhadap orang asing, meskipun terlihat ramah dan baru dikenal. Trauma mendalam yang dialami korban tentu membutuhkan penanganan khusus dan dukungan dari berbagai pihak. (Mun/Ari Wibowo)
-
EKBIS31/10/2026 17:00 WIBHashim Sebut Pajak Digital Mulai 9 November 2026
-
NASIONAL31/10/2026 16:00 WIBTB Hasanuddin: Jangan Asal Kerahkan TNI untuk Kawal Demonstrasi
-
DUNIA31/10/2026 15:00 WIB4 Kapal Tanker Meledak Terkena Ranjau Laut di Selat Hormuz
-
NASIONAL31/10/2026 19:00 WIBBrimob Bersenjata Dobrak Ponpes Putri Jam 3 Pagi
-
Ekstra31/10/2026 20:00 WIBDaftar 15 Bank yang Ditutup OJK Sepanjang 2026 hingga September
-
DUNIA31/10/2026 18:00 WIBAS Dilaporkan Kirim 10 Pesawat Kargo Militer ke Israel
-
NASIONAL31/10/2026 22:00 WIBBMKG Bongkar Penyebab Hujan Lebat di Tengah El Nino dan IOD Positif
-
JABODETABEK31/10/2026 23:00 WIBAsyik Olahraga Malam, Wanita Tewas Dihantam Motor di Grand Wisata