JABODETABEK
Jasa Marga Prediksi Hampir 1,2 Juta Mobil ‘Bergerak’ di Jabodetabek Akhir Pekan Ini
AKTUALITAS.ID – Peringatan Tahun Baru Islam 1447 H yang bakal diwarnai pergi pulang ribuan warga Jabodetabek? PT Jasa Marga (Persero) Tbk. sudah mempersiapkan diri menghadapi lalu lintas kendaraan yang diperkirakan mencapai 1,229,345 unit selama libur, periode H-1 hingga H+2 (26-29 Juni 2025).
Jumlah ini, kata Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 14,90 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal di jaringan jalan tol yang dikelolanya.
“Angka kumulatif ini mencakup arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung),” jelas Rivan dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2025).
Arah Keluar (H-1 hingga H+1): Mobil Keempat Arah ‘Mengalir’
Diperkirakan 611.048 kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek, naik 14,23 persen dari rata-rata normal (534.936 kendaraan). Rinciannya:
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 274.615 kendaraan, naik 24,10 persen. Fenomena peningkatan signifikan ini diharapkan terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek dan Cipularang.
Arah Barat (Merak): 180.211 kendaraan, naik 1,82 persen.
Arah Selatan (Puncak): 156.222 kendaraan, naik 14,32 persen.
Arah Pulang (H+1 hingga H+2): Mobil ‘Mencari Jalan’ Kembali Ke Jabodetabek
Saat warga mulai pulang kembali, Jasa Marga memperkirakan 618.297 kendaraan akan masuk ke Jabodetabek, meningkat 15,58 persen dibandingkan normal (534.946 kendaraan). Distribusinya:
Dari Arah Timur: 280.169 kendaraan, meningkat 25,68 persen. Ini menunjukkan potensi kemacetan yang signifikan di Tol Trans Jawa dan Cipularang saat arus balik.
Dari Arah Barat: 179.350 kendaraan, meningkat 3,10 persen.
Dari Arah Selatan: 158.777 kendaraan, meningkat 15,01 persen.
Jasa Marga ‘Siaga Bertahta’ untuk Kelancaran
Menghadapi perkiraan lalu lintas yang padat, Jasa Marga berkomitmen memastikan operasional jalan tol optimal. Langkah-langkah yang diambil antara lain:
Optimalisasi Layanan: Memastikan fungsi peralatan tol di setiap gardu, menambah jumlah petugas, dan meningkatkan kapasitas transaksi di gerbang tol utama dengan menambah mobile reader.
Antisipasi Kepadatan: Menempatkan petugas di titik rawan potensi kejadian lalu lintas (PKL) untuk mempercepat penanganan kendaraan gangguan dan mengatur arus lalu lintas.
Siap Rekayasa Lalu Lintas: Mendukung penerapan kontraflow atau terobosan lalu lintas lainnya melalui kerja sama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk penempatan petugas dan rambu pendukung jika diperlukan.
“Kami siap melayani masyarakat selama libur Tahun Baru Islam 1447 H dan mendorong kelancaran perjalanannya,” tutur Rivan.
Warga yang akan bepergian diharapkan bersikap sabar, menjaga etika lalu lintas, dan memprioritaskan keselamatan selama liburan nanti. (Yan Kusuma/Mun)
-
NASIONAL25/09/2026 09:00 WIBBengkulu Darurat Sampah! Srikandi NasDem Semprot Dirjen Cipta Karya KemenPU
-
DUNIA25/09/2026 08:00 WIBPresiden Iran Tantang AS di Sidang PBB
-
NUSANTARA25/09/2026 08:30 WIBGempar Penemuan Jenazah di Mukomuko, Polisi Minta Warga Tahan Diri Soal Isu Jurnalis
-
EKBIS25/09/2026 09:30 WIBIHSG Hijau di Awal Dagang
-
NASIONAL25/09/2026 06:00 WIBMori Hanafi Desak Anggaran Transmigrasi Dirombak
-
JABODETABEK25/09/2026 07:30 WIBRemaja Bogor Tega Habisi Ayahnya Sendiri
-
POLITIK25/09/2026 07:00 WIBDeddy: Pileg Jadi ‘Tiket’ Pilpres Sudah Tak Relevan
-
DUNIA25/09/2026 12:00 WIBIndonesia Walk Out! Netanyahu Sebut “Pengecut Moral”

















