NASIONAL
Maruarar Sirait Respons Tudingan Politisasi Penetapan Tersangka Hasto: ‘Hormati Proses Hukum
AKTUALITAS.ID – Politisi Partai Gerindra, Maruarar Sirait, atau akrab disapa Ara, memberikan respons terhadap tudingan bahwa penetapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bermuatan politis. Dalam keterangannya di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/12/2024), Maruarar menegaskan pentingnya untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya rasa kita hormati hukum,” ucap Maruarar, mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menjunjung tinggi asas keadilan. “Biarlah proses hukum itu berjalan,” lanjutnya, menekankan perlunya kepercayaan terhadap sistem hukum yang ada.
Maruarar juga menyinggung tentang sayembara untuk menangkap buron legendaris Harun Masiku, yang hingga kini masih menjadi buron KPK sejak 2020. Dia meyakini bahwa dengan kekuatan negara sebesar Indonesia, upaya tersebut seharusnya dapat dilakukan dengan efektif. “Kan berlaku bagi yang bisa menangkap. Kan siapa yang bisa menangkap, kan masa negara sebesar ini, tangkap Harun Masiku nggak bisa,” ungkapnya.
Sementara itu, juru bicara PDIP, Chico Hakim, mengungkapkan keprihatinan atas tuduhan politisasi hukum yang mereka alami. Menurut Chico, ada upaya untuk mengganggu dan merusak citra partai terkait penetapan tersangka Hasto. “Kami melihat bahwa politisasi hukum itu kuat sekali. Buktinya, yang tersangka di kasus CSR BI saja sebanyak 2 orang bisa diralat. Dan, kalau dugaan untuk mentersangkakan Sekjen sudah sejak lama, itu sangat jelas ada upaya untuk mengganggu PDI Perjuangan,” katanya.
Pertarungan politik dan hukum ini menunjukkan ketegangan antara partai-partai politik di Indonesia, serta memunculkan pertanyaan tentang integritas dan objektivitas proses hukum di tengah dinamika politik yang berkembang. (Damar Ramadhan)
-
PAPUA TENGAH08/05/2026 19:30 WIBFreeport Setor Tambahan Dividen Untuk Pemprov dan 8 Kabupaten Se-Papua Tengah
-
POLITIK08/05/2026 20:00 WIBGus Ipul Sebut Menag Berpeluang Pimpin PBNU
-
POLITIK08/05/2026 17:00 WIBDPD RI Desak Regulasi Pemilu 2029 Segera Disiapkan Pasca Putusan MK
-
NASIONAL08/05/2026 16:00 WIBHaerul Saleh Teriak “Kebakaran” Sebelum Tewas Terjebak Api
-
DUNIA08/05/2026 19:00 WIBIran Klaim Serang Kapal Militer AS di Selat Hormuz
-
POLITIK08/05/2026 18:00 WIBAhmad Ali Siap Jadi Jembatan ke JK
-
NUSANTARA08/05/2026 16:30 WIB2 Wisatawan Asing Diduga Meninggal Akibat Erupsi Dukono
-
JABODETABEK08/05/2026 17:30 WIBSantri Belasan Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan

















