NASIONAL
Bahlil Lahadalia: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Tetap Sesuai Target 2028
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap berjalan sesuai rencana pada tahun 2028. Meskipun ada isu mengenai pemblokiran anggaran pembangunan, ia menegaskan bahwa proyek strategis ini tetap menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Tahapan proses pembangunan IKN masih terus berjalan,” ujar Bahlil usai memimpin Rapat Kerja Nasional 2025 Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (8/2/2025).
Terkait strategi penyelesaiannya, Bahlil menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia juga menegaskan bahwa tidak semua ketua umum partai politik harus memahami detail teknis pembangunan IKN.
“Jangan merasa seperti karena ketua umum partai semua harus ngerti soal teknis pembangunan. Nggak juga,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Mohammad Zainal Fatah, menjelaskan bahwa pemblokiran anggaran bukan disebabkan oleh efisiensi belanja negara sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025, melainkan merupakan mekanisme rutin yang dilakukan di awal tahun.
“Ini mekanisme umum, dan yang diblokir bukan bagian dari anggaran operasional,” tegas Zainal.
Dengan kepastian ini, pembangunan IKN tetap berada di jalur yang telah direncanakan, membawa optimisme terhadap masa depan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur. (YAN KUSUMA/RIHADIN)
-
FOTO19/09/2026 16:49 WIB
KWP Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang Kontak
-
JABODETABEK19/09/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Berpotensi Turun di Jakarta Sabtu
-
JABODETABEK19/09/2026 06:30 WIBSIM Keliling Sabtu Hadir di 5 Titik Jakarta
-
NUSANTARA19/09/2026 08:30 WIBDua Mahasiswi Jadi Korban Tabrak Lari di Toba
-
NASIONAL19/09/2026 06:00 WIBDoa Menggema di DPR untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang
-
DUNIA19/09/2026 08:00 WIBIsrael Siapkan Operasi Darat Baru di Gaza
-
POLITIK19/09/2026 09:30 WIBJeirry Sumampow: Rekrutmen KPU-Bawaslu Jadi Titik Rawan Demokrasi
-
POLITIK19/09/2026 07:00 WIBPrabowo: Reshuffle Bisa Terjadi Lagi