NASIONAL
Bamsoet: Persatuan Adalah Modal Utama Stabilitas Politik dan Ekonomi Nasional
AKTUALITAS.ID – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan persatuan dan kesatuan bangsa adalah kunci utama untuk menciptakan stabilitas politik serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara halalbihalal Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Angkatan XIII, Jumat (11/4/2025) di Jakarta.
Bamsoet menyebut Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari tekanan ekonomi global hingga meningkatnya polarisasi politik domestik. Dalam situasi seperti ini, katanya, kekompakan bangsa menjadi modal tak tergantikan.
“Persatuan nasional bukan hanya slogan, tapi kebutuhan strategis agar pemerintahan Presiden Prabowo dapat bekerja efektif dalam menghadapi tantangan ke depan,” ujar Bamsoet.
Ia juga menyoroti pentingnya gotong royong dan musyawarah sebagai solusi atas perbedaan pendapat, serta sebagai penangkal konflik yang bisa mengganggu stabilitas nasional. Bamsoet menilai, dukungan penuh masyarakat terhadap kebijakan strategis pemerintah menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan agenda reformasi, pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja.
“Kalau bangsa ini solid dan bersatu, kepercayaan investor juga akan tumbuh. Dan itulah yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan,” pungkasnya. (Mun/Ari Wibowo)
-
POLITIK04/07/2026 17:30 WIBSaid Didu Sebut Safari Politik Jokowi Masuk Fase “To Kill or Be Killed” dan Sarat Kepentingan Oligarki
-
RIAU04/07/2026 18:30 WIBBengkalis Tampil Konsisten, Raih Peringkat Kedua MTQ Riau ke-44 di Kuansing
-
POLITIK04/07/2026 20:30 WIBRUU Pemilu, DPR akan Temui Ormas dan Partai Non-Parlemen
-
NUSANTARA04/07/2026 22:00 WIBAkses Warga Kembali Normal Usai BNPB Bangun Jembatan Darurat di Temanggung
-
OTOTEK04/07/2026 16:30 WIBGunakan Drone untuk Bertani, Produktivitas Pertanian Merauke Meningkat
-
NASIONAL04/07/2026 19:30 WIBViral Klaim Ongkos Berobat, BPJS Kesehatan Tegaskan Hoaks
-
JABODETABEK04/07/2026 16:00 WIBMensos: Sekolah Rakyat Baru di Jakarta Ditargetkan Tampung 1.000 Siswa
-
EKBIS04/07/2026 21:00 WIBHarga Telur Anjlok, Peternak Unggas Minta Intervensi Pemerintah