NASIONAL
Massa Bertahan di Mako Brimob Kwitang, Aparat Sterilkan Kawasan Hingga Tutup Akses Jalan
AKTUALITAS.ID – Situasi tegang menyelimuti kawasan sekitar Markas Komando Brimob (Mako Brimob) Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam, (30/8/2025). Pihak aparat meminta seluruh area steril, yang membuat massa aksi dan media yang meliput harus mundur dari lokasi.
Meskipun sudah pukul 23.00 WIB, massa aksi dilaporkan masih bertahan di sekitar Mako Brimob. Namun, para jurnalis sudah diminta untuk meninggalkan lokasi sejak pukul 22.00 WIB dan mundur hingga ke area Tugu Tani.
Di Tugu Tani, sejumlah pasukan Marinir telah bersiaga dan memblokade jalan menuju kawasan Senen. Permintaan sterilisasi area Kwitang ini diikuti dengan pemadaman lampu di sekitar lokasi, bahkan di gedung-gedung pencakar langit yang sebelumnya masih terang.
Para jurnalis di lokasi juga sempat dihalau oleh anggota TNI dan diminta untuk tidak mendekati barikade Brimob, bahkan untuk mengambil foto. Sementara itu, di tengah kegelapan, suara petasan yang ditembakkan oleh massa aksi masih terdengar.
Hingga Minggu dini hari, pukul 00.00 WIB, tidak ada yang diizinkan melintasi jalan dari arah Tugu Tani menuju Kwitang. Setiap pengendara maupun pejalan kaki diminta untuk mencari jalur alternatif. Ketegangan masih terasa, dengan aparat bersiaga penuh untuk memastikan kawasan Mako Brimob tetap steril. (Yan Kusuma/Mun)
-
RIAU09/06/2026 22:00 WIBPolres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu, Sita 86,29 Gram Narkotika
-
NASIONAL10/06/2026 17:38 WIB5 Pegawai BPK Terjaring OTT KPK
-
OASE10/06/2026 05:00 WIB
Rahasia Penciptaan Nabi Adam dalam Al Quran
-
EKBIS10/06/2026 09:45 WIBDolar AS Mulai Melemah, Rupiah Tancap Gas ke Rp17.900
-
EKBIS10/06/2026 10:15 WIBSerangan Balasan AS ke Iran Bikin Harga Minyak Dunia Naik
-
NASIONAL10/06/2026 16:30 WIBLuhut: Bansos akan Diubah Jadi Transfer Tunai Langsung Rp5,4 Juta per Penerima
-
NUSANTARA09/06/2026 23:00 WIBEksekusi Lahan Cineplex Cinde Palembang Berujung Laporan Pidana
-
JABODETABEK10/06/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta Selasa 10 Juni Didominasi Mendung Panas