POLITIK
Bahlil Tegaskan Golkar Tak Akan Jadi Oposisi
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan partainya tidak akan mengambil posisi sebagai oposisi di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebaliknya, Golkar memastikan akan berada di barisan paling depan untuk mengawal sekaligus mendukung seluruh program pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumatera Selatan, Minggu (2/8/2026). Dalam forum itu, ia menekankan bahwa sikap politik Golkar sudah jelas dan tidak membuka ruang untuk berada di luar pemerintahan.
“Target kita adalah mendukung pemerintahan yang ada di bawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wapres Mas Gibran Rakabuming Raka. Kita akan berada pada garda terdepan untuk mendukung program-program yang baik untuk kemajuan rakyat, bangsa, dan negara,” kata Bahlil.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menilai Golkar memiliki tanggung jawab politik untuk mengawal pemerintahan karena menjadi salah satu partai pengusung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres lalu.
Menurutnya, dukungan tersebut bukan hanya berlaku di tingkat nasional, tetapi juga harus dijalankan hingga ke daerah.
“Golkar harus konsisten menjalankan ini. Tidak ada alasan untuk kita tidak mendukung, karena Golkar adalah salah satu partai yang mengusung pasangan yang ada dan ikut memperjuangkan kemenangan pada Pilpres kemarin,” ujarnya.
Bahlil bahkan menegaskan loyalitas Golkar kepada pemerintahan Prabowo tidak memiliki batas waktu yang ditentukan partainya.
“Kalau ada pertanyaan, sampai kapan kita mendukung? Tanyakan kepada Pak Presiden Prabowo sampai kapan, Golkar akan selalu setia bersama pemerintahan Presiden Prabowo. Itu dalam konteks positioning politics,” tegasnya.
Tak hanya mengonsolidasikan dukungan di tingkat pusat, Bahlil juga menginstruksikan seluruh kader Golkar di Sumatera Selatan untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang sebagai bagian dari konsistensi sikap politik partai.
Dalam pidatonya, Bahlil juga melontarkan pernyataan yang langsung menjadi sorotan.
“Kita Golkar memang tidak terbiasa di oposisi. Karena kita betul-betul berkarya dan mengabdi.”
Pernyataan tersebut menegaskan posisi politik Golkar sebagai bagian dari koalisi pemerintahan. Di saat dinamika politik nasional terus berkembang, Golkar memilih memperkuat peran di dalam pemerintahan dengan mengawal pelaksanaan program-program strategis, sekaligus menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas politik dan mendukung agenda pembangunan nasional. (Bowo/Mun)
-
DUNIA02/08/2026 15:00 WIBBelasan Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Peru
-
NUSANTARA02/08/2026 16:00 WIBKebakaran Dahsyat Hantam KMP Mutiara Sentosa 2
-
NASIONAL02/08/2026 17:00 WIBPolri: Jangan Bangun Narasi Menakutkan soal Pagar Mal
-
NASIONAL02/08/2026 19:00 WIBKepala BGN Ancam Mutasi Pegawai yang Tak Disiplin
-
JABODETABEK02/08/2026 20:00 WIBPelaku Begal yang Lolos dari Amuk Massa Akhirnya Dibekuk
-
NUSANTARA02/08/2026 22:00 WIBMahasiswi Undana Depresi Usai Sidang Batal 12 Kali
-
DUNIA02/08/2026 18:00 WIB3 Pilot Lenyap Tanpa Jejak Usai Hancurkan Pangkalan AS di Qatar
-
RAGAM02/08/2026 23:00 WIBCatat! Long Weekend Agustus 2026 Resmi Menanti