NASIONAL
Kasus Korupsi Ekspor CPO: Kejagung Ungkap 20 Perusahaan dan Tahan 11 Tersangka
AKTUALITAS.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mengungkap kasus korupsi besar yang melibatkan penyimpangan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya. Dalam pengungkapan ini, Kejagung menemukan bahwa lebih dari 20 perusahaan terafiliasi dengan delapan entitas berbeda terlibat dalam kasus ini.
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa penyidik masih terus meneliti peran masing-masing perusahaan yang terlibat. “Tadi ada delapan apa namanya delapan orang dengan entitas yang berbeda ya, atau ada sekitar 20-an, 20-an perusahaan,” kata Syarief di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).
Syarief menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut berdomisili di Jakarta dan Sumatra. Namun, ia enggan memerinci negara tujuan ekspor dalam kasus ini. “Basis perusahaannya, ya ada yang di Jakarta ada yang di Sumatra,” ujarnya.
Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan 11 tersangka dan langsung menahan mereka selama 20 hari pertama usai pengumuman. Para tersangka tersebut adalah:
LHB selaku ASN pada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia;
FJR selaku ASN pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC);
MZ selaku ASN pada kantor Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC) Pekanbaru;
ES selaku Direktur PT. SMP, PT. SMA dan PT. SMS;
ERW selaku Direktur PT. BMM;
FLX selaku Direktur Utama PT. AP dan Head Commerce PT. AP;
RND selaku Direktur PT. TAJ;
TNY selaku Direktur PT TEO dan Pemegang Saham PT Green Product International;
VNR selaku Direktur PT Surya Inti Primakarya;
RBN selaku Direktur PT CKK;
YSR selaku Dirut PT. MAS dan Komisaris PT. SBP;
Kejagung akan terus mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku korupsi. Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam bisnis. (Bowo/Mun)
-
POLITIK14/10/2026 07:00 WIBGerindra: Prabowo Tak Dipilih untuk Menyenangkan Pengamat
-
NASIONAL14/10/2026 08:00 WIBKemenbud Mulai Pemugaran Yasti Borobudur, Pertama Sejak 1911
-
EKBIS14/10/2026 09:30 WIBIHSG Menghijau, Lalu Memerah
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
NUSANTARA14/10/2026 08:30 WIBSumatera Membara 3.663 Titik
-
NASIONAL14/10/2026 09:00 WIBDaniel Johan: Pemimpin Jangan Asal Bicara saat Bencana
-
NUSANTARA14/10/2026 11:30 WIBGunung Semeru Erupsi Lagi