NASIONAL
Misteri 3 Kegelapan dalam Rahim yang Disebut Al-Qur’an
AKTUALITAS.ID – Salah satu ayat Al-Qur’an yang paling sering menjadi bahan kajian antara tafsir dan ilmu pengetahuan adalah firman Allah dalam Surat Az-Zumar ayat 6 yang menyebut manusia diciptakan di dalam “tiga kegelapan”. Ungkapan singkat ini terus menarik perhatian para ulama maupun ilmuwan karena menggambarkan proses penciptaan manusia di dalam rahim ibu.
Allah SWT berfirman:
“…Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan…” (QS Az-Zumar: 6).
Ayat tersebut menggambarkan bahwa penciptaan manusia berlangsung secara bertahap di dalam kandungan yang terlindungi oleh tiga lapisan kegelapan.
Apa yang Dimaksud Tiga Kegelapan?
Para mufasir klasik menjelaskan bahwa tiga kegelapan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah:
Kegelapan perut ibu
Kegelapan rahim
Kegelapan selaput atau plasenta yang menyelimuti janin
Penafsiran ini dapat ditemukan dalam berbagai kitab tafsir, seperti Tafsir Ath-Thabari, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Jalalain, Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, hingga Shafwat al-Bayan.
Sementara itu, dalam kajian embriologi modern, sebagian dokter menjelaskan tiga lapisan tersebut sebagai kombinasi dari dinding perut, dinding rahim, dan selaput ketuban (amnion), atau lapisan amnion, korion, dan decidua yang melindungi perkembangan janin.
Penjelasan dari Perspektif Ilmu Kedokteran
Secara anatomi, janin memang berkembang di lingkungan yang sangat minim cahaya. Rongga perut ibu, dinding rahim, serta selaput yang membungkus janin menjadi lapisan pelindung yang menjaga proses pertumbuhan hingga kelahiran.
Selaput amnion berfungsi menjaga cairan ketuban, sedangkan korion dan plasenta berperan menyalurkan nutrisi serta oksigen dari ibu kepada janin. Seluruh struktur tersebut membentuk sistem perlindungan biologis yang memungkinkan janin berkembang secara optimal.
Al-Qur’an Juga Menjelaskan Tahapan Penciptaan Manusia
Selain Surat Az-Zumar ayat 6, sejumlah ayat lain juga menjelaskan proses kehidupan manusia di dalam kandungan, di antaranya:
QS Al-Mu’minun ayat 12-14, yang menguraikan tahapan penciptaan manusia dari nutfah hingga menjadi makhluk sempurna.
QS Al-Hajj ayat 5, yang menjelaskan perkembangan embrio secara bertahap.
QS An-Nahl ayat 78, yang menerangkan bahwa manusia lahir tanpa mengetahui apa pun, lalu diberi pendengaran, penglihatan, dan hati oleh Allah SWT.
Di sisi lain, Al-Qur’an juga menggunakan istilah “perut” dalam konteks moral, seperti larangan memakan harta anak yatim secara zalim (QS An-Nisa ayat 10) dan peringatan bagi orang yang memperjualbelikan ayat-ayat Allah demi keuntungan dunia (QS Al-Baqarah ayat 174).
Kajian Keagamaan dan Ilmiah
Banyak ulama memandang ayat tentang tiga kegelapan sebagai bagian dari penjelasan Al-Qur’an mengenai proses penciptaan manusia. Sementara itu, para ilmuwan mempelajari struktur dan perkembangan janin melalui metode ilmiah modern. Keduanya menggunakan pendekatan yang berbeda: tafsir menjelaskan makna ayat berdasarkan tradisi keilmuan Islam, sedangkan sains menjelaskan mekanisme biologis berdasarkan observasi dan penelitian.
Ayat ini terus menjadi salah satu topik yang sering dikaji karena mengajak manusia merenungkan asal-usul penciptaannya sekaligus mengagumi kompleksitas perkembangan kehidupan di dalam rahim seorang ibu. (Mun)
-
FOTO29/07/2026 17:00 WIBFOTO: Kampanye Pariwisata Malaysia di Rangkaian KAI Commuter
-
POLITIK29/07/2026 11:00 WIBBawaslu: Ancaman Terbesar Pemilu Kini Bukan Lagi di TPS
-
NUSANTARA29/07/2026 15:30 WIBBMKG: Gelombang Besar Mengintai Pesisir Indonesia Hingga Akhir Juli
-
NASIONAL29/07/2026 11:45 WIBOperasi Senyap KPK Berujung Penangkapan Bupati Pemalang
-
DUNIA29/07/2026 12:00 WIBPentagon Akui 624 Tentara AS Terluka akibat Perang Iran
-
POLITIK29/07/2026 16:30 WIBKaesang Maju di Dapil Puan, Pengamat Sebut PDIP Belum Tentu Tergerus
-
EKBIS29/07/2026 09:30 WIBIHSG Rebound ke 6.165
-
POLITIK29/07/2026 10:00 WIBBahlil: Reshuffle Hak Prerogatif Presiden