Connect with us

NASIONAL

Netanyahu: Israel Siap Serang Iran Sendiri Tanpa AS

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Tensi di Timur Tengah kembali mendidih. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan ancaman mengerikan: Israel siap menyerang Iran secara sepihak tanpa campur tangan Amerika Serikat. Ambisi utamanya tidak main-main, yakni menggulingkan pemerintahan di Teheran!

Pernyataan tajam ini diungkapkan Netanyahu dalam pidatonya pada Minggu (18/10/2026). Ia secara gamblang menjadikan serangan pendahuluan (preemptive strike) sebagai prinsip utama dalam doktrin keamanan Israel.

“Jika kami harus bertindak sendiri, kami akan bertindak sendiri,” tegas Netanyahu. Ia meyakini Iran akan terus membangun kekuatan militer dan nuklirnya selama rezim saat ini masih berkuasa.

Netanyahu menganggap operasi militer terhadap Iran sebagai “urusan yang belum tuntas”. Ia bahkan membongkar kisah masa lalu saat dirinya memberi tahu Presiden AS Donald Trump bahwa Israel akan tetap menyerang fasilitas nuklir Fordow di Teheran “bagaimanapun caranya”, seraya memberi opsi bagi AS untuk ikut serta jika mau.

BACA JUGA  Israel Serang Suriah, Enam Tentara Tewas dalam Klaim Perebutan Wilayah

Lebih jauh, Netanyahu memaparkan doktrin agresifnya yang memprioritaskan serangan daripada pertahanan. Ia mengibaratkan taktik ini seperti mencuri start pukulan dalam perkelahian jalanan, dan menekankan bahwa Israel harus “hidup dengan mengandalkan pedang” untuk bertahan hidup. Selain Iran, ia juga berencana menyita “pusat ancaman” di Tepi Barat dan secara tegas menolak berdirinya negara Palestina.

Di sisi lain, negosiasi antara AS dan Iran sedang menemui jalan buntu akibat konflik yang meluas hingga mengganggu pelayaran di Selat Hormuz. Bulan lalu, Trump menolak mentah-mentah usulan Iran dan mendesak Teheran tunduk pada syarat Washington.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, membalas dengan menegaskan pelayaran di Selat Hormuz bisa normal dalam tujuh hari jika AS mencabut blokade, melonggarkan ekspor minyak, dan menghentikan agresi Israel di Gaza serta Lebanon.

BACA JUGA  Zohran Mamdani Kecam ‘Perang Ilegal’ Trump-Israel

Kini, ancaman perang terbuka di depan mata. Para pejabat AS memprediksi operasi tempur besar-besaran bisa kembali pecah usai pemilu paruh waktu bulan November. Teheran pun tak tinggal diam, memperingatkan bahwa serangan sekecil apa pun akan memicu pembalasan brutal yang menargetkan infrastruktur teknologi Amerika di seluruh kawasan Teluk. (Mun)

TRENDING