NUSANTARA
Wanita Hilang 2 Bulan Ditemukan Tewas Dicor di Pekarangan
AKTUALITAS.ID – Warga Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dikejutkan dengan penemuan mengerikan sesosok jasad wanita yang dicor di pekarangan sebuah rumah.
Wanita tersebut diketahui telah menghilang sejak dua bulan lalu, meninggalkan teka-teki yang kini terjawab dengan tragis.
Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sedewo, membenarkan penemuan tersebut dan menyatakan pihaknya telah membongkar jasad korban yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Lebih lanjut, polisi berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial J yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan dan penguburan korban.
“Tersangka inisial J. Pengakuan tersangka, korban dibunuhnya dengan cara dicekik dan dibekap. Untuk menghilangkan jejak, tersangka menggali tanah, korban lalu dikubur dengan kain jarik, dikubur, dan dicor,” ungkap Iptu Agung, Kamis (1/5/2025).
Ketua RT setempat, Sutikno, menuturkan lokasi penguburan dan pengecoran jasad korban berada di dekat kandang. Ia mengaku terkejut saat didatangi polisi pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB untuk menyaksikan pembongkaran makam tersebut. Penemuan ini sontak membuat geger dan menimbulkan duka mendalam bagi warga sekitar.
Misteri hilangnya wanita selama dua bulan akhirnya terkuak dengan cara yang sangat mengerikan. (Yan Kusuma/Mun)
-
FOTO11/06/2026 19:30 WIBFOTO: Pembukaan Pameran Foto DKPP
-
JABODETABEK11/06/2026 19:00 WIBPolisi Bongkar Sindikat Pencuri Sepeda Motor di Wilayah Johar Baru Jakarta Pusat
-
NASIONAL11/06/2026 16:45 WIBKenaikan BBM akan Berdampak Sosial dan Politik
-
NASIONAL11/06/2026 20:00 WIBRaffi Ahmad Jelaskan Pertemuan dengan Blueray Cargo
-
NASIONAL11/06/2026 22:40 WIBDKPP Gelar Festival Etik Pertama dalam 14 Tahun, Diikuti 217 Peserta dari Seluruh Indonesia
-
NASIONAL11/06/2026 17:30 WIBKorupsi MBG, Qodari Pastikan Prabowo Tak akan Lindungi Siapa Pun
-
RIAU11/06/2026 16:19 WIBKapolda Riau Sematkan Nama “Nona Seroja” untuk Anak Gajah Tesso Nilo
-
NASIONAL11/06/2026 21:31 WIBMentan Ajak Ubah Narasi “Pesta Babi” Menjadi “Pesta Panen” di Tanah Papua
















