NUSANTARA
Tim Gabungan Temukan 21 Jenazah Korban Banjir di Sungai Padang Pariaman
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 21 jenazah ditemukan mengapung di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Korban diduga merupakan warga yang terseret dan tertimbun akibat banjir bandang atau galodo yang melanda kawasan Jembatan Kembar, Kota Padang Panjang pada Kamis lalu.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir menyampaikan bahwa hingga Sabtu malam tim gabungan telah menemukan 21 jenazah. “Untuk sementara hingga malam tadi ada 21 jenazah yang telah ditemukan,” kata AKBP Ahmad Faisol di Parik Malintang, Sabtu (29/11/2025)
Pencarian dan evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan polisi, TNI, pemerintah daerah, dan relawan masyarakat. Proses pencarian berlangsung sejak banjir bandang terjadi pada 27 November dan berlanjut hingga malam hari berikutnya. Dari total jenazah yang ditemukan, 19 ditemukan di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, satu di Kecamatan Lubuk Alung, dan satu lagi di Kecamatan Batang Anai.
Setelah dievakuasi, para korban dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan awal sebelum dipindahkan ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut. Menurut Kapolres, sebagian jenazah sudah diambil oleh keluarga, sementara beberapa lainnya masih menunggu identifikasi dan penyerahan resmi.
Tim gabungan terus melanjutkan pencarian di aliran Sungai Batang Anai dengan upaya maksimal untuk menemukan korban lain dan mengevakuasi material yang menyumbat aliran sungai. Petugas juga berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk membuka akses jalan dan mengevakuasi warga terdampak.
Peristiwa galodo membawa material tanah, lumpur, bebatuan, dan batang pohon yang menimbun badan jalan nasional Padang–Padang Panjang. Material tersebut menutup Gerbang Kota Padang Panjang, wilayah Tanah Datar, dan Jembatan Kembar menuju Lembah Anai sehingga jalur tidak dapat dilintasi.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Padang Panjang, Noviyati, menyatakan bahwa material yang terbawa arus sungai menimbun badan jalan nasional yang menjadi pintu gerbang menuju Kota Padang Panjang dan Lembah Anai. Kondisi ini memaksa penutupan sementara jalur dan pengerahan alat berat untuk pembersihan material. (Yan Kusuma/Mun)
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
RAGAM06/10/2026 13:30 WIBOktober Jadi Momen Pencairan BSU, Siapa yang Kebagian?
-
POLITIK06/10/2026 13:00 WIBRUU Pemilu Memanas, PKB Dorong Opsi Threshold 5-6 Persen
-
POLITIK07/10/2026 07:00 WIBPDIP Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen
-
POLITIK07/10/2026 06:00 WIBBW: Gibran Mundur Lebih Terhormat
-
NASIONAL06/10/2026 14:00 WIBOmbudsman Bongkar Dugaan Penyiksaan Sadis di Balik Jeruji Cibinong
-
NUSANTARA07/10/2026 07:30 WIBLansia 74 Tahun Tewas Saat Bakar Daun Jati di Ladang
-
NUSANTARA07/10/2026 08:30 WIBGempa M5,2 Guncang Lombok Dini Har