Connect with us

RIAU

Sekolah dan Rumah Warga di Bengkalis Rusak Diterjang Puting Beliung

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Angin puting beliung menerjang Desa Api Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Minggu (7/6/2026), mengakibatkan dua fasilitas pendidikan dan tiga rumah warga rusak. Kerusakan terparah terjadi di SMPN 1 Bandar Laksamana dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp5 miliar.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu juga merusak TK Negeri 1 Bandar Laksamana serta tiga unit rumah milik warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seorang warga bernama Ruziana mengalami luka pada bagian jari tangan akibat terkena material atap seng yang diterbangkan angin.

Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Bazrah mengatakan Polres Bengkalis melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membantu penanganan dampak bencana.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi di lokasi terdampak..

“Kerusakan paling signifikan terjadi di SMPN 1 Bandar Laksamana dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 miliar. Selain itu, TK Negeri 1 Bandar Laksamana dan tiga rumah warga juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung,” kata Juliandi kepada Aktualitas.id, Senin (8/6/2026).

Dirinya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu warga mengalami luka akibat terkena material bangunan yang terbawa angin kencang.

“Beruntung tidak ada korban meninggal dunia. Satu warga atas nama Ruziana mengalami luka pada bagian jari tangan akibat terkena seng yang terbang saat kejadian dan telah mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Juliandi menambahkan personel kepolisian bersama pemerintah daerah dan masyarakat terus melakukan pembersihan material bangunan yang rusak serta mendata dampak bencana untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dan segera melaporkan apabila ditemukan kondisi yang dapat membahayakan keselamatan warga,” katanya. (Apri)

TRENDING

Exit mobile version