OASE
Surat Muhammad: Doa dan Wasilah untuk Menghadapi Kesulitan Hidup dan Mendapatkan Keberkahan
AKTUALITAS.ID – Setiap surat di dalam Al-Qur’an memiliki kemuliaan dan asrar (rahasia) tersendiri bagi siapa saja yang membacanya. Salah satu surat yang memiliki fadhilah luar biasa adalah Surat Muhammad. Surat ke-47 dalam Al-Qur’an ini diyakini menjadi wasilah agar seorang hamba dihindarkan dari segala kesulitan hidup, diselamatkan dari keraguan (syubhat), serta dijauhkan dari kekafiran.
Surat Muhammad termasuk dalam golongan surat Madaniyyah dan terdiri atas 38 ayat. Dinamakan “Muhammad” karena merujuk pada penyebutan nama Nabi Muhammad SAW secara lafaz yang terdapat pada ayat ke-2 surat ini.
Keutamaan mendasar dari surat ini terdapat pada pemahaman akan hakikat iman. Pada ayat 1, 2, dan 3, Allah SWT secara tegas membandingkan nasib orang-orang yang beriman kepada risalah Nabi Muhammad SAW dengan mereka yang mendustakannya.
Bagi orang-orang yang percaya dan beriman kepada Nabi Muhammad SAW, Allah menjanjikan pengampunan kesalahan, pemenuhan hak, dan penerimaan amal ibadah. Sebaliknya, bagi mereka yang ingkar, amal perbuatan mereka dianggap batil, dosa tidak diampuni, dan diancam dengan azab pedih di akhirat kelak.
Selain peneguhan iman, mengamalkan Surat Muhammad juga memiliki dimensi spiritual yang dalam. Surat ini dapat dijadikan doa atau wasilah agar kelak dapat berjumpa dengan Rasulullah SAW dan terlindungi dari berbagai penyakit hati maupun fisik.
Dalam sebuah riwayat disebutkan mengenai sabda Rasulullah SAW tentang keutamaan surat ini:
“Barangsiapa yang membaca surat ini (Surat Muhammad), maka wajahnya tidak akan menghadap kecuali kepadaku. Ketika keluar dari kuburan, Allah akan memberinya minuman dari Telaga Surga. Dan barangsiapa yang menulisnya dan mengalungkannya, maka ia akan aman dari segala yang ditakutinya berkat surat ini, baik dalam tidur maupun ketika terjaga.”
Hadis ini menegaskan bahwa kecintaan terhadap surat ini berbanding lurus dengan syafaat dan perlindungan Allah SWT, baik di dunia maupun di hari kebangkitan.
Dalam konteks kehidupan sehari-hari yang penuh tantangan, Surat Muhammad juga memiliki fadhilah sebagai benteng diri. Khususnya pada ayat 8 dan 9, para ulama menyebutkan bahwa ayat ini dapat dijadikan wasilah doa untuk memohon kekuatan dalam menghadapi musuh atau orang-orang yang berniat jahat.
Dengan membacanya secara rutin dan istikamah, seorang mukmin memohon agar Allah SWT memberikan kemenangan atas kebatilan dan perlindungan dari segala mara bahaya yang mengancam.
Mengamalkan Al-Qur’an, termasuk Surat Muhammad, bukan sekadar mengharap khasiat, namun sebagai bentuk pendekatan diri (taqarrub) kepada Sang Pencipta agar senantiasa berada dalam lindungan-Nya. (Mun)
-
RIAU28/06/2026 11:59 WIBBupati Kasmarni Serahkan Piala Bergilir MTQ Riau, Target Bengkalis Rebut Kembali Gelar Juara
-
OASE28/06/2026 05:00 WIBRasulullah Teladan Akhlak Terbaik
-
RIAU28/06/2026 16:20 WIBPolda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
-
POLITIK28/06/2026 16:43 WIBMeski Didukung Jokowi, Tidak Jaminan PSI akan Jadi Partai Besar
-
DUNIA28/06/2026 15:00 WIBBaru Teken Damai, Langit Lebanon Dibom Israel
-
NASIONAL28/06/2026 16:00 WIBKomisi I: Peserta SPPI Disiapkan Jadi Manajer Pembangunan, Bukan Prajurit Tempur
-
RAGAM28/06/2026 11:30 WIBStudi Lama Ungkap Dugaan Hajar Aswad Berasal dari Meteorit
-
DUNIA28/06/2026 08:00 WIBKomandan Rusia Beri Ultimatum Maut ke Putin

















