PAPUA TENGAH
Pengurus Laskar Merah Putih Markas Daerah Papua Tengah Resmi Dilantik
AKTUALITAS.ID – Sebanyak 58 pengurus Laskar Merah Putih (LMP) Markas Daerah Papua Tengah resmi dilantik di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Senin, (18/5/2026).
Organisasi di secara resmi dinahkodai oleh Jimmy Jones Ayorbaba, SE. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus dipimpin langsung oleh Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih, Fanni Aminadia.
Agenda ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Mimika Fransiskus Bokeyau dan jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika.
Dalam pemaparan visi dan misinya, Jimmy Jones Ayorbaba, menegaskan komitmennya untuk mengubah paradigma organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kerap diidentikkan dengan kekerasan. Ia mengakui, mengikis stigma negatif tersebut di tengah masyarakat merupakan tantangan berat.
“Kalau kita lihat ormas, apa yang ada di otak? Premanisme. Tetapi kita akan ubah itu di sini menjadi humanisme. Kita tidak menggunakan kekerasan,” ujar Jimmy.
Ia menambahkan bahwa menakhodai LMP di tanah Papua memiliki kompleksitas dan komitmen yang berbeda dibanding wilayah lain. Kendati demikian, ia merumuskan empat arah gerak strategis untuk periode kepengurusannya.
Pertama, Jimmy akan melakukan konsolidasi internal dengan membantu struktur yang solid dan tertib administrasi dari tingkat provinsi hingga desa.
Kedua, organisasi ini akan menjalin kemitraan strategis dengan menjadi mitra taktis pemerintah daerah serta TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan tanpa angkat senjata.
Ketiga, pengabdian sosial. Jimmy menegaskan pihaknya akan turut serta dalam aksi tanggap bencana, penanganan kebersihan kota, dan pemberdayaan ekonomi.
Keempat, ia akan memastikan kader seluruh kader LMP tertib dan menjaga Marwah organisasi.
Jimmy menargetkan rekrutmen hingga 2.000 anggota pada tahun pertama ini. Namun, ia menggaransi ribuan massa tersebut tidak akan digunakan untuk aksi-aksi premanisme politik atau pemalangan jalan. “Target itu bukan untuk sok-sokan atau palang jalan, tetapi untuk bekerja bagi masyarakat,” tegasnya.
Senada dengan Jimmy, Ketua Umum Mabes LMP Fanni Aminadia mengingatkan agar seluruh pengurus menjaga soliditas dan bergerak mandiri tanpa harus pasif menunggu instruksi.
Fanni menilai, kekayaan sejati Papua Tengah tidak sekadar terletak pada komoditas emas di perut buminya, melainkan pada kerukunan antar-anak negeri.
“Saya mengajak pengurus yang baru dilantik untuk menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Mari dorong ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan kesehatan tanpa menghilangkan akar martabat kearifan lokal,” tutur Fanni.
Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Fransiskus Bokeyau, menekankan bahwa kehadiran LMP di Papua Tengah harus menjadi katalisator persatuan, terutama di tengah keberagaman suku dan agama di wilayah DOB tersebut.
Pemerintah daerah menantang LMP untuk membuktikan kontribusi nyatanya dan tidak sekadar menjadi simbol organisasi di atas kertas. Kemitraan ormas dinilai krusial untuk memastikan proyek strategis dan pembangunan sektor pendidikan serta infrastruktur berjalan kondusif.
“Jabatan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab besar. Jauhi tindakan yang merusak masa depan bangsa seperti narkoba, kekerasaan, dan konflik sosial. Jadilah organisasi yang menghadirkan kesejukan,” sebut Fransiskus menyudahi arahan Bupati.
(Ahmad).
-
POLITIK08/10/2026 09:00 WIBKPU Angkat Bicara soal Syarat Pendidikan Gibran
-
POLITIK08/10/2026 09:15 WIBWawan Leak Desak Wapres Gibran Ditangkap dan Diadili
-
PAPUA TENGAH08/10/2026 06:00 WIBLolos Diskualifikasi Tapi Cacat Bukti, KPU Siapkan Aturan Baru
-
JABODETABEK08/10/2026 06:30 WIBAwas SIM Mati! Buruan Cek 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
NUSANTARA07/10/2026 23:00 WIBBMKG: Ombak Raksasa Mengancam Sejumlah Perairan
-
NASIONAL08/10/2026 10:00 WIBDPR Ketok Biaya Haji 2027 Resmi Dipatok Rp98,4 Juta
-
OASE08/10/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Ungkap Sisi Lain Emas yang Jarang Disadari
-
DUNIA08/10/2026 12:00 WIBTrump: Tak Ada yang Tahu Siapa Pimpin Iran
















