POLITIK
Bahlil Klaim Belum Mengetahui Jumlah Menteri untuk Golkar
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengklaim belum mengetahui jumlah jatah menteri untuk partainya di kabinet Presiden Terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto. Bahlil mengatakan, Partai Golkar memiliki banyak kader matang yang dapat membantu tugas Prabowo sebagai presiden.
Hal ini disampaikan Bahlil saat menjawab pertanyaan awak media soal kabar Partai Golkar mendapat jatah 7 menteri di kabinet Prabowo Subianto.
“Ya kita berdoa saja. Kita berdoa karena kader-kader Golkar itu kan adalah kader-kader yang sudah berproses matang,” jelas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Dia mengaku ikhlas berapa pun jatah menteri yang diberikan Prabowo untuk Partai Golkar sebab itu merupakan hak prerogatif presiden. Namun, Bahlil menyebut semakin banyak kader Partai Golkar yang menduduki kursi di kabinet akan semakin baik.
“Ya kalau memang dianggap itu layak dan pantas untuk kemudian mengabdi, membantu Bapak Presiden Prabowo ya kami ikhlaskan aja. Semakin banyak semakin bae dan bukan hanya itu, semuanya kewenangan pak Prabowo,” ujarnya.
Bahlil tak menjawab lugas saat ditanya apakah dirinya sudah mendapat tawaran masuk ke kabinet Prabowo. Dia menyerahkan soal kabinet ke Prabowo dan akan mengikuti apapun keputusan Prabowo.
“Golkar menyerahkan semuanya kepada Pak Presiden Terpilih Pak Presiden Prabowo dan kami sangat memberikan keleluasaan dan itulah hak prerogatif Bapak Presiden Prabowo dan kami taat dan menerima apapun yang diputuskan,” tutur Bahlil. (Damar Ramadhan)
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NASIONAL02/10/2026 06:00 WIBPAN Soroti Bahaya Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset
-
JABODETABEK02/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan Mengintai Jakarta 2 Oktober
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
NASIONAL02/10/2026 07:00 WIBPengamat SDI: Jangan Biarkan Nakes Jadi Korban
-
NASIONAL02/10/2026 09:00 WIBDPR Desak Kesiapan RS Hadapi Perubahan Besar JKN
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000

















