POLITIK
Jokowi Sebut Pertemuan 1,5 Jam dengan Effendi Simbolon “Hanya Silaturahmi Biasa”
AKTUALITAS.ID – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengungkap isi pertemuan lamanya dengan mantan kader PDIP, Effendi Simbolon, yang berlangsung di kediaman pribadinya di Jalan Kutai Utara Sumber, Solo, Kamis (2/1/2025) sore. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Jokowi menekankan bahwa pertemuan selama 1,5 jam itu tidak berkaitan dengan politik.
“Banyak yang kami bicarakan, ngalor ngidul, ngetan ngulon (utara selatan, timur barat), hehe,” kata Jokowi, seraya tersenyum. Ia mengklarifikasi bahwa pertemuan itu lebih kepada silaturahmi dengan seorang tokoh yang ia anggap senior.
“Saya hanya bertemu dengan senior. Cuma silaturahmi biasa,” ungkapnya saat ditanya mengenai topik pembicaraan selama pertemuan tersebut.
Jokowi menegaskan bahwa tidak ada diskusi politik tertentu yang dibahas dalam pertemuan itu. “Enggak ada (pembicaraan khusus/politik), hehehe, teman lama,” ujarnya, menampik spekulasi mengenai adanya rencana politik yang mungkin muncul dari pertemuan tersebut.
Meski Jokowi mengakui percakapan dengan Effendi Simbolon mencakup banyak hal, ia menegaskan tidak ada rencana untuk membentuk partai baru. “Pembentukan partai? Perorangan. Partai perorangan,” jelasnya, mengacu pada posisinya saat ini.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Effendi Simbolon bergabung dalam partai baru jika didirikan, Jokowi menghindar dari jawaban tersebut dan memilih untuk menegaskan kembali bahwa perbincangan itu adalah silaturahmi biasa. “Ya, sudah,” tutup Jokowi dengan senyuman.
Pernyataan Jokowi ini memberikan gambaran bahwa pertemuan tersebut tidak memiliki agenda politik yang lebih besar, melainkan momen untuk menjalin kembali ikatan dengan rekan lama di tengah dinamika politik yang ada. (Yan Kusuma)
-
NASIONAL22/09/2026 19:00 WIBDPR Bongkar Skandal Label Gizi Beras
-
POLITIK22/09/2026 14:44 WIBLAPD Soroti Kewenangan MK Tangani Gugatan Syarat Pendidikan Gibran
-
RIAU23/09/2026 11:45 WIBWartawan dan Pejabat Bengkalis Adu Mekanik di Haornas 2026
-
NASIONAL22/09/2026 16:00 WIBNasim Khan: Tata Niaga Harus Berpihak Petani
-
POLITIK22/09/2026 20:00 WIBPengamat: Syarat DPR 5% Bikin Partai Gerakan Rakyat Kelabakan
-
NUSANTARA22/09/2026 14:30 WIB2 Bulan Siaga, Anak Krakatau Kini Turun Jadi Waspada
-
DUNIA23/09/2026 00:00 WIBSerangan Saudi Hantam Mokha, Anak-anak Jadi Korban
-
NASIONAL22/09/2026 17:00 WIBRuby Chairani: Penambahan Anggaran Kemendikti Saintek Harus Sejalan dengan Target Terukur