POLITIK
Pengamat: Koalisi 50 Persen Plus 1 Sudah Cukup untuk Pemerintah
AKTUALITAS.ID – Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai pemerintah tidak perlu merangkul hampir seluruh partai politik untuk membangun pemerintahan yang stabil. Dukungan mayoritas sederhana di parlemen sudah cukup untuk memastikan agenda politik pemerintah berjalan efektif.
“Kalau merujuk teori koalisi, pemenang pemilu sebenarnya cukup memiliki dukungan 50 persen ditambah satu untuk menjalankan pemerintahan,” kata Adi, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, mayoritas sederhana sudah memungkinkan pemerintah memenangkan berbagai keputusan strategis di parlemen tanpa harus mengajak hampir seluruh partai politik bergabung ke dalam koalisi.
Ia menjelaskan praktik merangkul sebagian besar kekuatan politik memang dapat memperkuat stabilitas jangka pendek. Namun kondisi tersebut juga berpotensi mengurangi dinamika politik yang dibutuhkan dalam sistem demokrasi.
“Tidak perlu sampai 80 persen atau 90 persen kekuatan politik dirangkul menjadi bagian dari kekuasaan,” ujarnya.
Dirinya menilai keberhasilan pemerintahan tidak semata ditentukan oleh besarnya koalisi, melainkan kemampuan mengelola dukungan politik secara efektif dan akuntabel.
Adi juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara stabilitas pemerintahan dan keberadaan kelompok pengawas. Menurutnya, demokrasi membutuhkan ruang kompetisi gagasan agar kebijakan publik dapat diuji secara terbuka.
“Jika tujuan utamanya mengamankan dukungan parlemen, mayoritas sederhana sebenarnya sudah cukup,” tuturnya.
-
OLAHRAGA24/06/2026 04:30 WIBBrazil vs Skotlandia: Penentu Tiket Lolos Grup C Piala Dunia
-
NASIONAL23/06/2026 20:00 WIBKomisi VII Desak BPOM Rutin Inspeksi AMDK di Seluruh Indonesia
-
JABODETABEK24/06/2026 05:30 WIBCuaca 24 Juni: Jakarta Tak Bisa Lepas dari Hujan Ringan
-
NUSANTARA23/06/2026 22:31 WIBHerman Deru Dorong Inovasi Daerah Hadapi Efisiensi Anggaran dan Keterbatasan Fiskal
-
EKBIS24/06/2026 00:01 WIBDidukung Kemenpar, KRISTAInterFOOD 2026 Siap Perkuat Industri F&B Nasional
-
OLAHRAGA24/06/2026 05:15 WIBKlasmen Grup H Piala Dunia 2026 Sangat Sengit dan Ketat
-
POLITIK23/06/2026 21:46 WIBNarasi “1998 Redux” Digerakkan Oligarki Serakahnomic
-
EKBIS23/06/2026 23:00 WIBPT KMR Klaim Kasus Minyakita Bermasalah di Wonogiri Tuntas