POLITIK
Legislator NasDem Usulkan Pemilu Digelar Setiap 10 Tahun Sekali
AKTUALITAS.ID – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi NasDem, Muslim Ayub, mengajukan usulan agar pemilu digelar setiap 10 tahun sekali. Menurut Ayub, biaya politik yang tinggi dalam pemilu menjadi salah satu alasan di balik wacananya tersebut. Usulan ini ia sampaikan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Baleg DPR dengan Komnas HAM, Perludem, dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2024).
Ayub menyoroti bahwa, meskipun regulasi pemilu terus diperbarui, tantangan politik uang tetap sulit dihindari. “Apa pun aturan yang kita buat, kapan pun, money politics tetap tidak akan terhindar,” ungkap Ayub.
Lebih lanjut, Ayub menyampaikan keprihatinannya terhadap modal politik yang besar, yang menurutnya sulit untuk kembali dengan sistem pemilu lima tahunan. Ia menyebut bahwa pengeluaran untuk kampanye biasanya mencapai miliaran rupiah, dengan minimal biaya yang ia perkirakan sekitar Rp 20 miliar.
“Saya berharap, apa salahnya kalau pemilu diadakan 10 tahun sekali? Karena untuk 5 tahun ini, kita hampir langsung memasuki pemilu berikutnya,” ujar Ayub, mengingatkan bahwa persiapan pemilu 2027 sudah semakin dekat.
Ayub menegaskan bahwa pandangannya ini merupakan usulan pribadi, bukan sikap resmi dari Fraksi NasDem. “Ini usulan pribadi, bukan NasDem,” tutupnya. (Damar Ramadhan)
-
DUNIA18/03/2026 22:30 WIBKedubes AS di Baghdad Diserang Tiga Drone
-
EKBIS18/03/2026 23:00 WIBWarga Diingatkan Tak “Panic Buying” Saat Beli BBM
-
NUSANTARA18/03/2026 23:30 WIBSatu Anggota KKB Berhasil Dilumpuhkan Tim Operasi Gabungan TNI-Polri
-
OASE19/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Jumu’ah Ingatkan Umat Islam tentang Kewajiban Salat Jumat
-
OLAHRAGA19/03/2026 00:01 WIBThunder Libas Magic dan Raih 10 Kemenangan Beruntun
-
JABODETABEK18/03/2026 22:00 WIBSejumlah Bangunan di Tegal Alur Ludes Dilalap Api
-
NUSANTARA19/03/2026 01:00 WIBSambut Nyepi, Gianyar Tampilkan Tari Sakral Saat Tawur Agung Kesanga
-
NASIONAL19/03/2026 11:00 WIBKompolnas Soroti Perbedaan Data Pelaku Air Keras

















