DUNIA
Vietnam Rencanakan Pengurangan Kementerian Menjadi 13 Pada 2025 Dalam Upaya Reformasi Birokrasi
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Vietnam mengumumkan rencana ambisius untuk memangkas jumlah kementerian dari 30 menjadi 13 pada tahun 2025 sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi pemerintah. Rencana ini telah disetujui oleh Komite Sentral Partai Komunis, dengan harapan dapat dilaksanakan pada April mendatang.
Salah satu langkah signifikan adalah penggabungan Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan dan Investasi menjadi “Kementerian Keuangan dan Perencanaan Nasional”. Selain itu, Kementerian Transportasi akan digabung dengan Kementerian Konstruksi, sementara Kementerian Tenaga Kerja akan disatukan dengan Kementerian Dalam Negeri.
Reformasi ini bertujuan untuk merampingkan birokrasi yang dianggap terlalu besar, meningkatkan tata kelola pemerintahan, dan mengatasi masalah inefisiensi yang selama ini menghambat pertumbuhan ekonomi Vietnam. Para analis juga menyatakan bahwa perubahan ini akan menyelesaikan tumpang tindih kelembagaan yang sering terjadi.
Di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi, terutama terkait hubungan perdagangan dengan Amerika Serikat, langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun, isu politik dan konsentrasi kekuasaan di tangan Sekretaris Jenderal Partai, To Lam, menjadi sorotan. Meskipun banyak pihak memuji reformasi ini, beberapa analisis mengkhawatirkan kemungkinan kecenderungan otoritarian dalam proses pengambilan keputusan. (Yan Kusuma)
-
EKBIS02/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 2 Februari 2026: Naik Rp 167.000 per Gram
-
OASE02/02/2026 05:00 WIBPelajaran Tauhid dan Sains dalam Surat Al-Anbiya Ayat 1-30 yang Wajib Diketahui Muslim
-
NASIONAL02/02/2026 06:00 WIBDKPP Sidang Anggota KPU Papua Pegunungan Adi Wetipo Terkait Dugaan Status ASN Aktif
-
RAGAM02/02/2026 14:30 WIBNisfu Syaban 2026: Simak Tanggal dan Cara Melaksanakan Puasa Sunnah
-
EKBIS02/02/2026 10:30 WIBMenanti Data Ekonomi RI, Rupiah Senin Ini Konsolidasi di Kisaran Rp16.770 per Dolar AS
-
JABODETABEK02/02/2026 07:30 WIBJangan Sampai Telat! Layanan SIM Keliling Jakarta 2 Februari 2026 Tutup Pukul 14.00
-
POLITIK02/02/2026 14:00 WIBPartai Prima Tuding PDIP Ingin Kunci Demokrasi dengan Usulan Ambang Batas
-
EKBIS02/02/2026 09:30 WIBPasar Saham ‘Berdarah’! IHSG Senin Pagi Longsor Tembus ke Bawah 8.000

















