DUNIA
Longsor Besar di Sichuan, 1 Tewas dan 28 Hilang
AKTUALITAS.ID – Sebuah bencana longsor dahsyat melanda desa di Yibin, Sichuan, pada Sabtu, menyebabkan sedikitnya satu orang tewas dan 28 lainnya hilang. Hujan deras yang terus mengguyur memperparah situasi, mengubah longsoran menjadi aliran puing yang membentang hingga 1,2 kilometer dengan volume lebih dari 100.000 meter kubik.
Tim penyelamat menghadapi tantangan besar karena longsor masih terus terjadi. Namun, otoritas setempat bergerak cepat dengan mengerahkan sekitar 1.000 personel, termasuk polisi bersenjata, pemadam kebakaran, dan tim tanggap darurat untuk mengevakuasi warga serta mencari korban yang hilang. Hingga saat ini, dua orang dilaporkan terluka, sementara sekitar 400 warga telah berhasil dievakuasi ke tempat aman.
Upaya pencarian terus berlangsung, dengan harapan menemukan korban selamat di tengah kondisi yang sulit. Pemerintah setempat juga berupaya menstabilkan area terdampak untuk mencegah bencana susulan.
Situasi di Sichuan ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di daerah rawan longsor. Tim penyelamat bekerja tanpa lelah, berusaha mengatasi tantangan demi menyelamatkan nyawa.
Perkembangan lebih lanjut akan terus dipantau seiring dengan upaya penyelamatan yang masih berlangsung. (YAN KUSUMA/RIHADIN)
-
POLITIK24/06/2026 20:00 WIBDPD: Politik Uang dan Hoaks Kian Menggerus Kualitas Demokrasi Indonesia
-
NUSANTARA24/06/2026 22:00 WIBHerman Deru Sambut Investor China, Proyek PLTA OKU Selatan Ditargetkan Perkuat Ketahanan Listrik Sumsel
-
OTOTEK24/06/2026 19:05 WIBMeta Kembangkan Arena, Aplikasi Pasar Prediksi Mirip Polymarket
-
EKBIS24/06/2026 19:26 WIBBTN Pertimbangkan Buyback Saham
-
JABODETABEK24/06/2026 20:17 WIBPemkot Jakarta Utara Siapkan Penataan Parkir Truk dan Kontainer
-
NASIONAL24/06/2026 21:00 WIBPrabowo Berkomitmen Berantas Korupsi
-
NASIONAL24/06/2026 21:21 WIBKemenbud Dorong Kebangkitan Cerita Rakyat Indonesia, Awali Lewat Gala Nasional
-
NASIONAL24/06/2026 20:43 WIBPenanganan Kasus Ijazah Jokowi harus Profesional dan Transparan

















