EKBIS
Skandal di Kejaksaan AS: Jaksa Mundur Setelah Trump Diduga Intervensi Kasus Korupsi
AKTUALITAS.ID – Enam jaksa Amerika Serikat mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap dugaan intervensi Presiden Donald Trump dalam kasus korupsi yang melibatkan Wali Kota New York, Eric Adams. Para jaksa tersebut menolak perintah untuk membatalkan kasus yang sedang berjalan.
Dilansir dari CNN, pengunduran diri ini dipicu oleh perintah dari Kementerian Kehakiman, di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Pam Bondi pilihan Trump, untuk mencabut dakwaan terhadap Adams. Para jaksa menilai perintah ini sebagai bentuk politisasi dan upaya melemahkan independensi kejaksaan.
Penjabat Jaksa AS untuk Distrik Selatan New York, Danielle Sassoon, dalam surat pengunduran dirinya menyatakan “terkejut” dengan keputusan untuk mencabut dakwaan terhadap Adams. Ia juga menyebut adanya indikasi “quid pro quo” antara pengacara Adams dan pemerintahan Trump terkait isu imigrasi.
Selain Sassoon, jaksa senior di bagian integritas publik Kementerian Kehakiman, Kevin Driscoll, kepala jaksa di bagian tersebut, John Keller, dan tiga jaksa lainnya di bagian integritas publik turut mengundurkan diri sebagai bentuk penolakan atas perintah tersebut.
Sementara itu, Trump membantah tuduhan bahwa dirinya memerintahkan penghentian kasus tersebut. “Tidak, saya tidak melakukannya. Saya tidak tahu apa-apa tentang itu. Saya tidak memerintahkannya,” kata Trump kepada wartawan. (Mun/Ari Wibowo)
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
OASE30/09/2026 05:00 WIBSurah Al-Jinn Bongkar Pengakuan Kaum Jin
-
NASIONAL30/09/2026 18:30 WIBRegistrasi Ulang Penerima Bansos Diperluas, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga
-
NUSANTARA30/09/2026 08:30 WIBKobaran Api Mengganas Dekati Pusat Latihan Gajah Way Kambas
-
JABODETABEK30/09/2026 06:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Titik Strategis
-
JABODETABEK30/09/2026 05:30 WIBAkhir September, Jakarta Diprediksi Cerah Merata
-
RAGAM30/09/2026 13:30 WIBIlmuwan Jepang Sebut RI Simpan ‘Bom Waktu’ Megathrust

















