EKBIS
IHSG ‘Naik Pelaminan’ di Awal Ramadan, Investor ‘Panen Cuan’ Dadakan!
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuat kejutan yang memukau pada hari pertama aktifnya perdagangan di bulan Ramadan. Pada pembukaan pasar Senin pagi, (3/3/2025), IHSG sempat berada di level 6.270,13, namun tak butuh waktu lama bagi indeks ini untuk meroket. Dalam hitungan menit, IHSG berhasil melesat ke angka 6.374,13, mencatatkan kenaikan spektakuler sebanyak 103,53 poin atau setara dengan 1,65 persen.
Menurut data RTI, sebanyak 341 saham mengalami penguatan pagi ini, sementara 124 saham tertekan dan 157 saham lainnya stagnan. Dengan nilai transaksi yang tercatat hingga pukul 09.17 WIB mencapai Rp2,14 triliun dan 2,43 miliar saham diperdagangkan, pasar tampak sangat aktif.
Setelah penurunan tajam yang terjadi pada akhir pekan lalu (28/2), di mana IHSG terkoreksi 3,31 persen menuju level 6.270, sejumlah analis sudah memprediksi adanya potensi rebound. Riset harian MNC Sekuritas bahkan memperkirakan bahwa koreksi IHSG sudah mencapai target yang diprediksi di kisaran 6.269.
“Jika IHSG bisa menembus level support di 6.203, pergerakan selanjutnya mungkin menuju area 6.122-6.184,” ujar analis MNC Sekuritas. Namun, dengan lonjakan kali ini, tampaknya para pelaku pasar mulai kembali optimis menyambut Ramadan dengan penuh harapan baru. (Mun/Yan Kusuma)
-
POLITIK28/07/2026 13:00 WIBBawaslu Catat 409 Tim Mahasiswa Siap Bongkar Masalah Pemilu
-
RAGAM28/07/2026 16:30 WIBNama Bung Hatta Diabadikan untuk Spesies Baru Jadi Begonia hattae
-
RIAU29/07/2026 00:01 WIBPolisi Tahan Tengku Fauzi dalam Dugaan Kasus Korupsi Anggaran Satpol PP
-
OLAHRAGA28/07/2026 17:00 WIBTimnas Indonesia Menang 5-1, Herdman Tetap Tetap akan Evaluasi Pemain
-
EKBIS28/07/2026 16:00 WIBIndonesia-Australia Kembangkan Dadahup Jadi Model Pertanian Rawa Modern
-
RIAU28/07/2026 23:00 WIBBupati Kasmarni Raih Penghargaan pada Milad ke-51 MUI Bengkalis
-
POLITIK28/07/2026 13:31 WIBGuru Besar UB: “Londo Ireng” Prabowo Kritik Mentalitas Kolonial, Bukan Ras
-
DUNIA28/07/2026 20:30 WIBKim Yo Jong: ASEAN Jangan Jadi Alat Kepentingan AS

















