NASIONAL
Panglima TNI Tegaskan Prajurit Aktif yang Jabat di Lembaga Sipil Harus Pensiun Dini atau Mundur
AKTUALITAS.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa prajurit TNI yang saat ini menjabat di instansi atau lembaga sipil harus memilih untuk pensiun dini atau mengundurkan diri dari dinas aktif. Pernyataan ini merujuk pada ketentuan Pasal 47 Undang-Undang (UU) TNI, yang mengatur regulasi terkait prajurit TNI yang menduduki jabatan sipil.
“Jadi, prajurit TNI aktif yang menjabat di kementerian/lembaga lain akan pensiun dini atau mengundurkan diri dari dinas aktif, sesuai dengan Pasal 47,” ujar Jenderal TNI Agus saat ditemui di PTIK, Jakarta Selatan, pada Senin (10/3/2025).
Namun, Agus tidak merinci siapa saja pejabat TNI aktif yang saat ini memenuhi syarat untuk pensiun atau mengundurkan diri. Sebelumnya, masyarakat sempat menyoroti sejumlah pejabat TNI yang menjabat di posisi strategis di lembaga sipil.
Contohnya, Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya, yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet, yang sebelumnya masih berpangkat mayor namun kemudian naik pangkat menjadi letnan kolonel (Letkol). Selain itu, Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya juga menjadi perhatian, karena menjabat sebagai Direktur Utama PT Bulog, sembari tetap memegang jabatan sebagai Danjen Akademi TNI.
Keputusan ini mencerminkan komitmen Panglima TNI untuk menjaga profesionalisme dan ketertiban internal di lingkungan militer, sekaligus memastikan bahwa aturan yang ada dipatuhi dengan tegas. (Mun/Ari Wibowo)
-
NUSANTARA16/06/2026 12:30 WIBGempa Besar M6.7 Guncang Palu
-
OPINI16/06/2026 15:45 WIBKerusuhan Agustus 2025 dan Teori Sosial Baru yang Menjelaskannya
-
NASIONAL16/06/2026 14:00 WIBPBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Rabu
-
NASIONAL16/06/2026 13:00 WIBDPR Minta Bandar Judi Berkedok Timezone Ditindak Tegas
-
OASE16/06/2026 05:00 WIBBulan Muharram Bulan Allah Penuh Keajaiban
-
JABODETABEK16/06/2026 13:30 WIBPegawai MBG Tewas Dibacok Saat Pulang Kerja
-
NASIONAL16/06/2026 13:15 WIBMahasiswa UGM Kepung Nusron, Budiman, dan Sudaryono
-
EKBIS16/06/2026 09:00 WIBPrabowo Larang Keras Harga BBM & LPG Subsidi Naik

















