NASIONAL
Jelang HUT ke-80 RI, MPR Desak Sejarah Baru Sajikan Perjuangan Pahlawan Tanpa Cacat
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menekankan pentingnya penyampaian kisah perjuangan para pahlawan secara utuh dalam penulisan sejarah Indonesia versi terbaru yang tengah digarap pemerintah dan ditargetkan selesai pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Menurut Eddy Soeparno, pemahaman yang komprehensif mengenai rekam jejak dan latar belakang sejarah bangsa sangat krusial dalam menjaga semangat kebangsaan. Ia mengingatkan sejarah perjalanan bangsa Indonesia adalah narasi perjuangan yang panjang dan penuh pengorbanan.
“Saya kira itu sah-sah saja, sepanjang tentu apa yang disampaikan itu adalah sejarah yang utuh, dan bisa memberikan edukasi bagi masyarakat secara keseluruhan,” kata Eddy di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Eddy Soeparno menekankan bahwa perjuangan para pahlawan harus dipahami secara mendalam oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda. Hal ini penting agar generasi penerus bangsa dapat menghargai esensi dari perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan demi kemerdekaan Indonesia. “Terutama generasi yang saat ini belum memahami secara mendalam apa menjadi esensi dari perjuangan dan pengorbanan bangsa Indonesia selama ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Eddy Soeparno menyarankan agar penulisan sejarah versi terbaru memberikan penekanan yang kuat pada sosok-sosok pahlawan beserta jasa-jasa mereka bagi bangsa. Dengan menonjolkan peran dan pengorbanan para pahlawan, diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan menjadi teladan bagi masyarakat. Ia mencontohkan bagaimana di negara lain, pahlawan seringkali menjadi figur yang diidolakan.
“Saya kira yang menjadi profil, rekam jejak, rekam perjuangan, rekam pengorbanan mereka, itu patut menjadikan pegangan untuk diidolakan,” kata Eddy Soeparno.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menargetkan penulisan sejarah Indonesia versi terbaru akan rampung pada Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI pada tanggal 17 Agustus. Fadli Zon optimis target ini dapat tercapai mengingat proyek besar ini melibatkan lebih dari 100 ahli sejarah dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.
Pernyataan Eddy Soeparno ini menggarisbawahi harapan agar sejarah Indonesia versi terbaru tidak hanya menyajikan fakta-fakta, tetapi juga mampu menjiwai semangat kepahlawanan dan menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan bangsa kepada generasi penerus. Penyampaian sejarah yang utuh dan fokus pada peran pahlawan diharapkan dapat memperkuat identitas nasional dan rasa cinta tanah air. (Ari Wibowo/Mun)
-
EKBIS02/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam 2 Februari 2026: Naik Rp 167.000 per Gram
-
OTOTEK01/02/2026 23:00 WIBBaterai EV Bekas China Didaur Ulang Bengkel Ilegal
-
OASE02/02/2026 05:00 WIBPelajaran Tauhid dan Sains dalam Surat Al-Anbiya Ayat 1-30 yang Wajib Diketahui Muslim
-
NASIONAL02/02/2026 06:00 WIBDKPP Sidang Anggota KPU Papua Pegunungan Adi Wetipo Terkait Dugaan Status ASN Aktif
-
DUNIA01/02/2026 21:30 WIBBiadab! Gaza Digempur Serangan Udara Israel
-
NUSANTARA01/02/2026 22:00 WIBDua Anak Tewas Akibat Longsor di Pangalengan
-
OLAHRAGA01/02/2026 22:30 WIBPermalukan Wakil Tuan Rumah, Ubed Berhasil Juarai Thailand Masters
-
JABODETABEK02/02/2026 07:30 WIBJangan Sampai Telat! Layanan SIM Keliling Jakarta 2 Februari 2026 Tutup Pukul 14.00

















