NASIONAL
Respons Kondisi Nasional, KH Yahya Cholil Staquf Serukan Komunikasi Petinggi Negara dan Rakyat
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menekankan pentingnya konsolidasi antara pemerintah dengan rakyat melalui komunikasi yang baik. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Klinik Terpadu Kesehatan Haji dan Umrah di Rumah Sakit Siti Hajar, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025).
Menurut Gus Yahya, kondisi bangsa dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan adanya dikotomi antara rakyat dengan para petinggi negara maupun wakil rakyat. “Ada dua bagian yang saling bertentangan dan eksklusif. Karena itu, perlu ada konsolidasi menyeluruh antara pemerintah dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Ia menilai, dinamika yang terjadi di dalam negeri juga tidak bisa dilepaskan dari dampak gejolak internasional, termasuk konflik dan perang di sejumlah negara. Situasi global tersebut, kata Gus Yahya, turut berpengaruh pada tatanan politik dan ekonomi nasional.
Melihat kondisi yang semakin kompleks, Gus Yahya menegaskan perlunya komunikasi intensif antara pemerintah dan rakyat. “Pemerintah harus mampu merespon tantangan global agar Indonesia tetap berdaulat dan mampu bersaing,” tegasnya.
Pesan ini sekaligus menjadi pengingat konsolidasi nasional hanya bisa terwujud bila ada komunikasi dua arah yang sehat antara pemimpin dan masyarakat. (Ari Wibowo/Mun)
-
NASIONAL22/09/2026 13:00 WIBGus Khozin: RUU Reforma Agraria Harus Kembalikan Fungsi Sosial Tanah
-
NASIONAL22/09/2026 19:00 WIBDPR Bongkar Skandal Label Gizi Beras
-
POLITIK22/09/2026 14:44 WIBLAPD Soroti Kewenangan MK Tangani Gugatan Syarat Pendidikan Gibran
-
RIAU23/09/2026 11:45 WIBWartawan dan Pejabat Bengkalis Adu Mekanik di Haornas 2026
-
NASIONAL22/09/2026 16:00 WIBNasim Khan: Tata Niaga Harus Berpihak Petani
-
POLITIK22/09/2026 20:00 WIBPengamat: Syarat DPR 5% Bikin Partai Gerakan Rakyat Kelabakan
-
NUSANTARA22/09/2026 14:30 WIB2 Bulan Siaga, Anak Krakatau Kini Turun Jadi Waspada
-
DUNIA23/09/2026 00:00 WIBSerangan Saudi Hantam Mokha, Anak-anak Jadi Korban

















