NASIONAL
Respons Kondisi Nasional, KH Yahya Cholil Staquf Serukan Komunikasi Petinggi Negara dan Rakyat
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menekankan pentingnya konsolidasi antara pemerintah dengan rakyat melalui komunikasi yang baik. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Klinik Terpadu Kesehatan Haji dan Umrah di Rumah Sakit Siti Hajar, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025).
Menurut Gus Yahya, kondisi bangsa dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan adanya dikotomi antara rakyat dengan para petinggi negara maupun wakil rakyat. “Ada dua bagian yang saling bertentangan dan eksklusif. Karena itu, perlu ada konsolidasi menyeluruh antara pemerintah dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Ia menilai, dinamika yang terjadi di dalam negeri juga tidak bisa dilepaskan dari dampak gejolak internasional, termasuk konflik dan perang di sejumlah negara. Situasi global tersebut, kata Gus Yahya, turut berpengaruh pada tatanan politik dan ekonomi nasional.
Melihat kondisi yang semakin kompleks, Gus Yahya menegaskan perlunya komunikasi intensif antara pemerintah dan rakyat. “Pemerintah harus mampu merespon tantangan global agar Indonesia tetap berdaulat dan mampu bersaing,” tegasnya.
Pesan ini sekaligus menjadi pengingat konsolidasi nasional hanya bisa terwujud bila ada komunikasi dua arah yang sehat antara pemimpin dan masyarakat. (Ari Wibowo/Mun)
-
DUNIA01/02/2026 15:00 WIBIndonesia Sumbang Rp17 T untuk Rekonstruksi Gaza, Serangan Udara Israel Kembali Tewaskan 32 Orang
-
NUSANTARA01/02/2026 15:30 WIBPantai Ujung Batu Padang Berduka, 3 Bocah Tewas Terseret Ombak
-
JABODETABEK01/02/2026 13:30 WIBTrik Palsu Beli Ayam Goreng, Pria di Tangsel Curi Tablet Penjual
-
DUNIA01/02/2026 19:00 WIBIran Usir Sejumlah Atase Militer Eropa
-
NASIONAL01/02/2026 14:00 WIBHabiburokhman Sebut Narasi Polri di Bawah Kementerian Ahistoris dan Sesat
-
NUSANTARA01/02/2026 14:30 WIBBikin 46 Warga Tumbang, PT Vopak Sebut Asap Kuning Berasal dari Uap Pembersihan
-
EKBIS01/02/2026 16:00 WIBPraktik “Goreng Saham” Harus Ditindak Tegas
-
OLAHRAGA01/02/2026 16:30 WIBTiwi/Fadia Juarai Thailand Masters 2026

















