NASIONAL
Partai Golkar: Mari Hormati Keputusan Presiden tentang Gelar Pahlawan Soeharto
AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, meminta publik mengakhiri polemik terkait penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden kedua RI, Soeharto, dan menghormati keputusan Presiden yang resmi diumumkan dalam upacara di Istana Negara pada 10 November 2025.
Idrus menilai keputusan negara sebaiknya tidak ditanggapi dengan emosi atau dendam politik yang berpotensi memecah persatuan sosial. “Keputusan Presiden sudah keluar dan menetapkan Pak Soeharto. Mari kita hormati kebijakan ini dan fokus pada bagaimana program-program pembangunan kita laksanakan bersama,” ujar Idrus melalui pernyataan pers, Jumat (14/11/2025).
Menurut Idrus, Indonesia sebagai bangsa majemuk membutuhkan stabilitas yang memungkinkan kerja sama lintas pihak. Ia mengingatkan agar perdebatan tidak mengarah pada narasi kebencian yang merusak kohesi sosial dan mendorong semua pihak menilai sejarah secara rasional mengakui kelebihan sekaligus kekurangan setiap pemimpin.
Idrus juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum penganugerahan untuk evaluasi dan perbaikan. “Kekurangan Pak Harto jangan kita lanjutkan, kelebihannya mari kita teruskan,” katanya, sambil menekankan pentingnya ruang untuk pemaafan dan evaluasi yang objektif.
Respon publik terhadap gelar ini juga memunculkan pernyataan lain dari tokoh publik. Mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan bahwa kritik politik terhadap Soeharto sah, namun penilaian hukum harus tetap menjadi rujukan. Mahfud mengingatkan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 yang mengatur syarat pemberian gelar Pahlawan Nasional dan menyatakan secara hukum Soeharto memenuhi syarat tersebut.
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto menjadi bagian dari daftar sepuluh tokoh yang menerima gelar pada upacara di Istana Negara, dan memicu perdebatan di ruang publik tentang tafsir sejarah, aspek hukum, dan implikasi sosial politik penganugerahan itu. (Mun)
-
RAGAM17/09/2026 13:30 WIBCDC: 48 Negara Bagian Laporkan Lonjakan COVID
-
NASIONAL17/09/2026 09:00 WIBAndina Dorong Revitalisasi BTS di Kalteng
-
NASIONAL17/09/2026 17:00 WIBBakom RI: Prabowo Gagas Akademi Khusus Pejabat
-
POLITIK17/09/2026 06:00 WIBKetum Parpol Diam-Diam Sepakat PT 5%
-
RIAU17/09/2026 15:30 WIBSindikat SIM Palsu Dibongkar, Tiga Pejabat Polres Siak Diberikan Penghargaan
-
NUSANTARA17/09/2026 08:30 WIBBandung Diguncang 26 Kali Gempa dalam 12 Jam
-
POLITIK17/09/2026 13:00 WIBPDIP: Syarat Parlemen 5% Biar Gampang Atur Kuasa
-
JABODETABEK17/09/2026 06:30 WIBKamis! SIM Keliling Buka di 5 Titik

















