Berita
BMKG: Gempa Bumi M 4,6 di Bengkulu Disebabkan oleh Sesar Enggano
AKTUALITAS.ID – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Enggano, Bengkulu pada Sabtu, (20/12/2025) pukul 20.13 WIB. Analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan episenter berada pada koordinat 5.23 LS; 102.5 BT, berlokasi di laut sekitar 28 km timur laut Enggano dengan kedalaman 7 km.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Enggano, sehingga getaran terasa di permukaan meski pusatnya berada di laut. BMKG menegaskan peristiwa ini tidak berpotensi tsunami dan hingga laporan terakhir belum terdeteksi aktivitas susulan signifikan.
Dampak getaran dilaporkan dirasakan di Enggano dengan skala intensitas II–III MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah; benda ringan bergoyang. Hingga kini belum ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa tersebut, dan pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi BMKG.
Rekomendasi keselamatan: masyarakat pesisir dan pulau kecil di sekitar Enggano disarankan memeriksa kondisi bangunan, mengamankan barang yang mudah jatuh, dan memantau kanal resmi BMKG untuk pembaruan. Jika merasakan getaran kuat, segera menjauh dari jendela dan benda yang mudah jatuh serta berkumpul di area aman. (Irawan/Mun)
-
RIAU02/10/2026 09:45 WIBPolresta Pekanbaru Amankan Pria dan Ratusan Butir Ekstasi Disita
-
NUSANTARA02/10/2026 12:30 WIBTragis! 2 Karyawati Tewas Terjebak Kebakaran Toko Bangunan di Jogja
-
EKBIS02/10/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Merosot Lagi Hari Ini
-
NASIONAL02/10/2026 10:00 WIBMekeng: Bahlil Harus Naikkan Nilai Tambang RI
-
EKBIS02/10/2026 09:45 WIB10 Menit Rungkad, IHSG Langsung Terjun Bebas ke Bawah 6.000
-
RAGAM02/10/2026 19:30 WIBDenny JA Terima AMA Appreciation Award 2026, Sebagai Pemimpin Korporasi yang Berdampak
-
EKBIS02/10/2026 13:30 WIBBSU Rp900 Ribu Cair Oktober, Cek Namamu
-
EKBIS02/10/2026 10:30 WIBRupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Bergerak Campuran

















