JABODETABEK
Kasus Bu Guru SD Tewas Terikat di Bogor, Polisi Buru Teman Dekat Korban
AKTUALITAS.ID – Kasus pembunuhan Afrianti (41), seorang guru sekolah dasar asal Depok, Jawa Barat, yang ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, mulai menemui titik terang. Polisi menduga kuat pelaku merupakan teman dekat korban, yang diduga memiliki hubungan khusus.
Kapolsek Gunungputri Kompol Aulia Robby mengatakan bahwa hingga kini pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
“Pelaku belum ditangkap. Pelaku teman dekat korban, kemungkinan pacarnya,” ujar Aulia, Selasa (27/1/2026).
Jasad Afrianti ditemukan pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Jalan Desa Tlanjungudik, Gunungputri. Saat ditemukan, korban mengenakan jas hujan warna biru dan diketahui sempat terlihat dibonceng seorang pria menggunakan sepeda motor sebelum ditemukan meninggal dunia.
Polisi menduga kuat Afrianti menjadi korban pembunuhan, lantaran ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Proses penyelidikan pun terus dilakukan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian.
Menurut Aulia, pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah, termasuk menghubungi keluarga terduga pelaku dan memantau kediaman pelaku di wilayah Depok.
“Iya, kita sudah kontak keluarganya. Kita juga terus pantau di sekitar rumah pelaku di Depok. Kita masih mencari pelaku,” jelasnya.
Dalam penyelidikan, polisi turut mengumpulkan keterangan saksi. Salah satu saksi bernama Hakim mengaku melihat korban dibonceng seorang pria menggunakan sepeda motor Honda Vario pada sore hari sebelum jasad korban ditemukan.
“Saksi melihat satu pengendara laki-laki memakai helm hitam dan jas hujan, membonceng seorang perempuan yang mengenakan jas hujan warna biru,” kata Aulia, mengutip keterangan saksi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat kondisi hujan deras. Saksi juga melihat bahwa tangan perempuan yang dibonceng tersebut dalam kondisi terikat, dan korban terlihat memeluk pengemudi motor.
Hingga kini, polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dan mendalami hubungan korban dengan pelaku, termasuk kemungkinan motif pembunuhan.
Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat korban merupakan tenaga pendidik, sekaligus menambah daftar kasus kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di wilayah Jabodetabek. (Kusuma/Mun)
-
JABODETABEK14/03/2026 10:30 WIBDishub DKI Hentikan CFD Jakarta saat Libur Lebaran
-
NASIONAL14/03/2026 07:00 WIBKader PKB Syamsul Auliya Ditangkap KPK dalam OTT Proyek Pemkab Cilacap
-
DUNIA14/03/2026 08:00 WIBPentagon Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Usai Jadi Pemimpin Iran
-
DUNIA14/03/2026 12:00 WIBCENTCOM Pastikan 6 Awak KC-135 Tewas dalam Kecelakaan
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
NASIONAL14/03/2026 09:00 WIBPRIMA Kecam Keras Dugaan Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
-
NUSANTARA14/03/2026 08:30 WIBBMKG: Eks-Siklon Nuri Picu Potensi Hujan Lebat di Indonesia

















