Connect with us

NASIONAL

Polisi: RI Jadi Suaka Baru Sindikat Judi Online Internasional

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Kepolisian mengungkap alasan Indonesia kini mulai menjadi tujuan baru bagi sindikat kejahatan online di Asia Tenggara, mulai dari judi online (judol), love scamming, hingga investasi bodong.

Sekretaris NCB Interpol Polri Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir pihaknya telah mengungkap sejumlah sindikat kejahatan daring di berbagai daerah, seperti Jakarta, Batam, Surabaya, Yogyakarta, hingga Denpasar.

“Setelah ditertibkan, mulai terjadi pergeseran ke Indonesia dan itu tentunya sudah kami antisipasi dan kami prediksi,” kata Untung dalam jumpa pers pengungkapan sindikat judol di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).

Untung menjelaskan, sebelumnya basis operasional sindikat kejahatan online berada di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Myanmar, Kamboja, Laos, dan Vietnam. Namun setelah penertiban di negara-negara tersebut, para pelaku mulai mencari lokasi baru, salah satunya Indonesia.

Menurut dia, mereka yang datang ke Indonesia umumnya masuk melalui jalur yang legal, seperti izin wisata. Selain itu, fasilitas bebas visa kunjungan serta promosi pariwisata Indonesia juga diduga dimanfaatkan sindikat untuk menyamarkan aktivitas mereka.

“Mereka datang menggunakan izin wisata, selain karena fasilitas bebas visa kunjungan. Apalagi Indonesia belakangan terus melakukan promosi wisata,” ujarnya.

Ia menilai kondisi ini seperti dua sisi mata uang. Di satu sisi, Indonesia memang membutuhkan kunjungan wisatawan untuk mendukung ekonomi dan sektor pariwisata. Namun di sisi lain, celah tersebut juga dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan online lintas negara.

“Itu tidak bisa dipungkiri, ya. Kita butuh adanya kunjungan wisatawan ke Indonesia. Tetapi di sisi lain, memang ini ada seperti dua sisi mata uang,” kata Untung.

Polri menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap sindikat judi online, love scamming, dan berbagai bentuk kejahatan siber yang beroperasi di Indonesia. (Firman/Mun)

TRENDING