JABODETABEK
Biaya Pengobatan 14 Korban Kebakaran SPBE, Ditanggung Pemkot Bekasi
AKTUALITAS.ID – Insiden kebakaran melanda area SPBE Cimuning, Kota Bekasi pada Rabu malam, pukul 21.30 WIB. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran dari sejumlah pos berjibaku bersama warga setempat.
Peristiwa kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas saat proses pengisian tabung hingga memicu api dan menyebabkan kerusakan di area sekitar.
Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan 14 korban kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya secara menyeluruh.
“Kami pastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara menyeluruh. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk negara hadir dan bertanggung jawab atas musibah yang terjadi kepada masyarakat,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe saat meninjau lokasi, Kamis (2/4/2026).
Dirinya memastikan pemerintah daerah akan menanggung penuh seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban baik melalui BPJS Kesehatan maupun skema pembiayaan lain.
Dia menilai insiden musibah kebakaran tersebut berdampak cukup luas, termasuk terhadap permukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
“Dampak yang ada di sekitar sini tentunya rumah warga beberapa yang terdampak dan korban kurang lebih 14 orang,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan belasan warga mengalami luka bakar serius, bahkan hingga mencapai 90 persen.
“Para korban sudah kita evakuasi ke Rumah Sakit Tipe A kita. Baik, di RSUD Chasbullah maupun rujukan ke RS Cipto Mangunkusumo agar mendapatkan penanganan yang baik,” katanya.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjut dia, akan memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan terbaik hingga proses pemulihan selesai.
“Karena ini adalah musibah yang tidak bisa diprakirakan. Insyaallah semua korban itu akan menjadi tanggungan dari Pemerintah Kota Bekasi,” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi Heryanto mengungkapkan berdasarkan hasil investigasi sementara, kebakaran dipicu kebocoran gas saat proses pengisian ke tabung utama.
“Akibatnya, area seluas kurang lebih 2.000 meter persegi terdampak. Selain itu, sejumlah korban, termasuk warga sekitar turut menjadi korban. Mereka saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar yang dialami,” kata dia.
Kondisi di lokasi kejadian kini telah dinyatakan aman dan terkendali setelah api berhasil dipadamkan pada Kamis pukul 03.45 WIB. Pemerintah Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada sambil menunggu hasil investigasi lanjutan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU22/08/2026 21:10 WIBMenteri LH Cek Karhutla Kampar, Kapolda Riau Paparkan Dashboard Green Policing
-
DUNIA22/08/2026 21:00 WIBTentara Bayaran Israel Diduga Incar Tokoh Muslim Inggris
-
RIAU22/08/2026 21:45 WIBWarga Rangsang Keluhkan Listrik Sering Padam, PLN Diminta Berikan Solusi Permanen
-
NUSANTARA22/08/2026 20:00 WIBRelawan Tewas Saat Salurkan Bantuan Korban Gempa
-
DUNIA22/08/2026 18:00 WIBPezeshkian: Iran Siap Akhiri Perang Saat Masih Kuat
-
NUSANTARA22/08/2026 23:00 WIBTuris Inggris Tewas Dikeroyok di Kuta Bali
-
NASIONAL22/08/2026 19:00 WIBSahroni Desak Polisi Buru Pemodal Pembakaran Lahan
-
NASIONAL23/08/2026 06:00 WIBBukan Kaleng-kaleng, Ariawan Sabet Gelar Tokoh Muda Jurnalistik Kreatif

















