PAPUA TENGAH
Disperindag Mimika Pastikan Stok Elpiji Aman, Penjualan Langsung di Gudang untuk Cegah Penimbunan
AKTUALITAS.ID – Guna menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke tiga agen penyalur Elpiji di Timika, Kamis (2/4/2026).
Kepala Disperindag Mimika, drh. Sabelina Fitriani, memimpin langsung pemantauan di PT Sinar Murni Papua (SP 2), PT Mitra Indimatam Nusantara, dan PT Musdalifah (Nawaripi).
Berdasarkan hasil lapangan, Disperindag memastikan stok secara keseluruhan masih terkendali meski terdapat perbedaan ketersediaan di tiap agen.
Sabelina mengungkapkan bahwa saat ini stok fisik tersedia melimpah di PT Mitra Indimatam Nusantara. Sementara itu, dua agen lainnya tengah menunggu kiriman pasokan yang sedang dalam perjalanan menuju Mimika.
“Di PT Sinar Murni Papua pasokan elpiji akan masuk pada 7 April 2026 sebanyak 884 tabung gas 12 kilogram (kg), 210 tabung gas 5,5 kg dan 110 tabung gas 50 kg,” jelas Sabelina saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2026).
Adapun per 2 April, stok yang tersedia di PT Mitra Indimatam mencakup tabung 5,5 kg 2.434 tabung, tabung 12 kg, 2.301 tabung, dan tabung 50 kg 553 tabung.
Demi menjaga akuntabilitas distribusi, agen PT Mitra Indimatam Nusantara untuk sementara waktu menghentikan distribusi ke outlet (pengecer). Langkah ini diambil untuk menutup celah permainan harga di tingkat pengecer.
Sebagai gantinya, penjualan dilakukan langsung di gudang (Nawaripi) dengan pengawasan ketat, yakni pembatasan 1 tabung per rumah tangga guna menghindari upaya penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Harga jual gas elpiji untuk semua ukuran saat ini dipastikan tidak ada kenaikan di tingkat agen,” tegas Sabelina.
Selain kuantitas, Disperindag juga memeriksa kualitas muatan melalui tera ulang tabung. Tim menemukan bahwa pihak agen secara mandiri telah memisahkan tabung yang memiliki deviasi isi (kurang dari standar).
Untuk menjaga transparansi bagi konsumen, tabung dengan isi yang tidak penuh tersebut tetap dijual namun dengan penyesuaian harga di bawah harga normal, sesuai dengan volume gas yang tersedia.
(Ahmad)
-
JABODETABEK22/10/2026 05:30 WIBBMKG Ingatkan Hujan di Hampir Seluruh Jakarta
-
DUNIA22/10/2026 08:00 WIBNATO Siaga Penuh Hadapi Ancaman Sabotase Rusia
-
NUSANTARA21/10/2026 23:00 WIBAwas, Gelombang Laut 4 Meter Mengintai hingga 23 Oktober
-
EKBIS22/10/2026 09:30 WIBIHSG 5.247 Anjlok
-
JABODETABEK22/10/2026 06:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Wilayah
-
EKBIS22/10/2026 10:30 WIBRupiah Tak Mampu Melawan Dominasi Dolar
-
NUSANTARA21/10/2026 22:00 WIBMelawan Polisi, Residivis Curanmor Ditembak di Kedua Kaki
-
NUSANTARA22/10/2026 08:30 WIBSumut Kembali Dikepung Kabut Asap Kiriman

















