Connect with us

POLITIK

Dasco: Tidak Pernah Ada Pembicaraan Merger dengan NasDem

Aktualitas.id -

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa tidak ada rencana merger atau fusi antara Partai Gerindra dan Partai NasDem. Pernyataan ini sekaligus membantah isu yang sempat beredar luas di publik.

Dasco menyebut, hingga saat ini tidak pernah ada pembicaraan internal maupun lintas partai terkait penggabungan kedua partai tersebut.

“Seperti yang disampaikan oleh NasDem bahwa itu kita tidak pernah ada pembicaraan seperti itu,” kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dasco mengaku heran dengan munculnya isu merger tersebut. Ia menyebut pihaknya juga sama-sama terkejut saat pertama kali mendengar kabar tersebut beredar.

Menurutnya, karena Partai NasDem sudah lebih dulu memberikan klarifikasi, maka Gerindra menilai penjelasan tersebut sudah cukup mewakili.

“Kita juga begitu dengar kita bingung sebenarnya dari mana,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, juga mengaku terkejut dengan munculnya isu fusi antara kedua partai.

Ia menjelaskan bahwa dalam istilah politik, konsep yang dimaksud sebenarnya adalah fusi, bukan merger atau akuisisi.

“Saya kaget juga ya, baru mencuat terkait dengan soal isu fusi,” kata Saan.

Saan menambahkan bahwa konsep fusi bukan hal baru dalam politik Indonesia. Ia menyinggung peristiwa tahun 1973, ketika terjadi penyederhanaan partai menjadi tiga kekuatan politik besar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan serius terkait wacana tersebut.

Baik Gerindra maupun NasDem disebut masih fokus pada agenda internal masing-masing partai. Wacana penggabungan partai dinilai belum menjadi prioritas dalam dinamika politik saat ini.

Isu merger atau fusi antara Partai Gerindra dan Partai NasDem dipastikan tidak benar. Kedua partai kompak membantah adanya pembicaraan ke arah tersebut dan menegaskan bahwa saat ini mereka masih berjalan dengan agenda masing-masing. (Bowo/Mun)

TRENDING