Connect with us

NASIONAL

DPR Usul Semua Perlintasan KA Rawan Dijaga Petugas Bersertifikat

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – DPR RI mengusulkan langkah cepat untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api, yakni dengan menempatkan penjaga bersertifikat di titik-titik rawan.

Anggota Komisi V DPR RI, Sudjatmiko, menilai keberadaan petugas bersertifikat di perlintasan kereta api menjadi solusi jangka pendek yang realistis di tengah tingginya risiko kecelakaan.

“Solusi jangka pendeknya adalah penjagaan penuh di pelintasan rawan oleh penjaga bersertifikat,” ujar Sudjatmiko dalam diskusi terkait kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, penertiban pelintasan sebidang secara besar-besaran, termasuk penutupan jalur ilegal, berpotensi menimbulkan resistensi masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan bertahap dinilai lebih efektif.

Sudjatmiko menyoroti masih banyaknya pelintasan sebidang ilegal yang beroperasi di Indonesia, padahal Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian mengamanatkan penutupan seluruh pelintasan tidak berizin.

Menurutnya, standardisasi keamanan menjadi hal mendesak, terlebih dengan meningkatnya jumlah penumpang kereta api serta masih rendahnya disiplin pengguna jalan.

“Di luar negeri juga banyak pelintasan sebidang, tetapi dijaga dengan sistem yang baik,” katanya.

Sebagai wakil rakyat dari daerah Bekasi dan Depok, ia mengungkapkan bahwa masih banyak pelintasan yang belum dijaga, baik di wilayah tersebut maupun di Jakarta.

Selain solusi jangka pendek, DPR juga mendorong pemerintah melakukan audit keselamatan perkeretaapian secara nasional. Langkah ini mencakup perbaikan infrastruktur, termasuk kondisi jalan di sekitar rel yang sering rusak dan berpotensi menyebabkan kendaraan terjebak di lintasan.

Sudjatmiko juga menekankan pentingnya pembangunan flyover dan underpass, khususnya di wilayah dengan frekuensi perjalanan kereta yang tinggi seperti Jabodetabek.

“Penghapusan pelintasan sebidang adalah solusi paling efektif untuk mencegah kecelakaan,” tegasnya.

Dengan kombinasi langkah jangka pendek dan panjang, DPR berharap angka kecelakaan di perlintasan kereta api dapat ditekan, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan penumpang kereta di seluruh Indonesia. (Bowo/Mun)

TRENDING