Connect with us

DUNIA

WHO Tegaskan Hantavirus Bukan Covid Baru

Aktualitas.id -

Kepala WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus. (AFP)

AKTUALITAS.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menenangkan warga Tenerife, Spanyol, terkait kedatangan kapal pesiar MV Hondius yang dilanda wabah hantavirus mematikan. WHO menegaskan risiko kesehatan bagi masyarakat umum tetap rendah dan situasi ini bukan pandemi baru seperti Covid-19.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan pesan tersebut melalui surat terbuka kepada warga Kepulauan Canary menjelang kedatangan kapal di lepas pantai Tenerife pada Minggu (10/5/2026).

“Saya ingin Anda mendengar saya dengan jelas: ini bukan Covid yang lain,” ujar Tedros seperti dikutip AFP, Sabtu (9/5/2026).

Tedros menegaskan bahwa risiko kesehatan masyarakat dari hantavirus saat ini masih rendah. Ia mengatakan WHO bersama otoritas Spanyol telah menyiapkan langkah penanganan dan evakuasi secara ketat.

Wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius sebelumnya menewaskan tiga penumpang, yakni pasangan suami istri asal Belanda dan seorang wanita asal Jerman. Sementara sejumlah penumpang lain dilaporkan jatuh sakit.

Kekhawatiran internasional meningkat setelah jenis virus Andes, satu-satunya strain hantavirus yang dapat menular antarmanusia, terkonfirmasi ditemukan di antara penumpang yang positif.

Situasi itu membuat otoritas regional Kepulauan Canary menolak kapal bersandar langsung di pelabuhan. Kapal diputuskan tetap berada di lepas pantai sementara pemeriksaan dan proses evakuasi dilakukan.

Dalam surat terbukanya, Tedros mengaku memahami kekhawatiran warga Tenerife yang masih memiliki trauma pandemi Covid-19.

“Saya tahu Anda khawatir. Ketika mendengar kata wabah dan melihat kapal menuju pantai Anda, kenangan tahun 2020 muncul kembali,” tulisnya.

Meski demikian, Tedros menegaskan WHO tidak menganggap enteng situasi tersebut. Ia mengakui strain hantavirus Andes sangat serius dan telah menyebabkan korban jiwa.

Namun WHO memastikan hingga kini tidak ada penumpang yang menunjukkan gejala baru di kapal. Persediaan medis juga disebut telah tersedia untuk penanganan darurat.

Tedros menjelaskan proses evakuasi akan dilakukan melalui pelabuhan industri Granadilla yang jauh dari kawasan permukiman. Penumpang akan dipindahkan menggunakan kendaraan tertutup dengan pengamanan ketat sebelum dipulangkan langsung ke negara asal masing-masing.

“Anda tidak akan bertemu mereka. Keluarga Anda tidak akan bertemu mereka,” tegas Tedros.

WHO bersama pemerintah Spanyol kini terus memantau situasi guna memastikan proses evakuasi berlangsung aman tanpa menimbulkan risiko tambahan bagi masyarakat Tenerife. (Mun)

TRENDING