Connect with us

NASIONAL

IKA 98 Desak Prabowo Dengarkan Tuntutan Mahasiswa

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Ikatan Aktivis 98 (IKA 98) menyatakan dukungan terhadap aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Jakarta dan sejumlah daerah pada Kamis (12/6/2026). Organisasi tersebut menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai penyampai aspirasi masyarakat sekaligus pengawas jalannya pemerintahan.

Dukungan itu disampaikan Sekretaris Jenderal IKA 98, Rhuqby Adeana S, menyusul aksi mahasiswa yang mengusung berbagai tuntutan terkait kondisi ekonomi nasional dan kebijakan pemerintah.

Menurut Rhuqby, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok independen yang dapat menyuarakan kepentingan masyarakat di luar struktur kekuasaan.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan menjadi kelompok kritis di luar pemerintahan sebagai penyambung lidah rakyat untuk menyampaikan aspirasi, tuntutan dan pesan rakyat ke pemerintah,” kata Rhuqby dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

IKA 98 menilai aksi mahasiswa yang mengangkat tagar #IndonesiaMenujuBangkrut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Organisasi tersebut meminta Presiden Prabowo Subianto membuka ruang dialog dan menjadikan aspirasi mahasiswa sebagai bahan evaluasi kebijakan.

“Ini harus segera dijawab oleh Presiden Prabowo sebagai kritik dan saran mewakili suara rakyat. Pemerintah tidak boleh alergi dan harus mendengar aspirasi mahasiswa,” ujarnya.

Dalam aksi yang digelar BEM SI dan aliansi mahasiswa nasional, terdapat sejumlah tuntutan yang disampaikan kepada pemerintah. Tuntutan tersebut antara lain menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga BBM dan kebutuhan pokok, mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ruang sipil, serta meminta pemerintah mengakui kesalahan kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

Rhuqby menilai berbagai tuntutan tersebut perlu dipandang sebagai masukan bagi pemerintah dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Negara harus terus berada bersama mahasiswa dan rakyat. Aspirasi para demonstran harus didukung sebagai masukan dan saran. Banyak kebijakan dan program yang tidak relevan dengan kondisi objektif ekonomi rakyat hari ini,” katanya.

Ia meyakini mahasiswa mampu menyampaikan kritik secara bertanggung jawab serta tetap menjaga koridor demokrasi dalam menyuarakan aspirasi.

Di sisi lain, IKA 98 berharap pemerintah tidak memandang demonstrasi sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat. Organisasi tersebut juga optimistis Presiden Prabowo akan mendengar berbagai tuntutan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami meyakini Presiden Prabowo akan mendengar dan mengakomodasi apa yang menjadi keresahan mahasiswa dan rakyat saat ini,” ujar Rhuqby. (Yan)

TRENDING