Connect with us

NASIONAL

BNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Ancaman bahaya masih mengintai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat rentetan gempa susulan mencapai angka fantastis yakni 6.409 kali hingga Senin (24/8/2026) pagi. Fenomena geologis ini memicu ketakutan hebat hingga ribuan warga memilih bertahan di lokasi pengungsian kendati rumah mereka tidak mengalami kerusakan struktur.

Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan kekuatan gempa susulan bervariasi dari yang terkecil magnitudo 1,1 hingga yang terbesar mencapai magnitudo 6,2. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat 33 kali gempa bermagnitudo 5 atau lebih, dengan 139 gempa yang getarannya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Meski dalam 24 jam terakhir aktivitas guncangan mulai melandai—hanya mencatat 1 kali gempa yang dirasakan—pihak otoritas mengimbau warga untuk tetap waspada. BMKG memproyeksikan kondisi seismik di NTT baru akan benar-benar stabil dalam rentang waktu tiga hingga empat minggu ke depan.

BACA JUGA  Update Bencana Sumatra per 9 Januari: Korban Tewas Tembus 1.182 Jiwa

Guna mengatasi dampak bencana dan percepatan penanganan penanggulangan, BNPB bersama pemerintah mengaktifkan rantai pasokan logistik berlapis. Posko utama Halim Perdanakusuma di Jakarta difungsikan sebagai pusat komando pengiriman udara menuju dua posko penopang di daratan Flores, yaitu Posko Aju 1 Labuan Bajo dan Posko Aju 2 Maumere.

Sejauh ini, total bantuan yang dipasok ke wilayah Flores telah menembus 1.225 ton. Posko Labuan Bajo menyokong kebutuhan logistik di empat wilayah yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara Posko Maumere mengover pendistribusian logistik untuk Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, hingga masyarakat terdampak di Pulau Palue. BNPB memastikan stok cadangan (buffer stock) terus disalurkan tanpa penundaan di gudang penyimpanan. (Kusuma/Mun)

BACA JUGA  Relawan Tewas Saat Salurkan Bantuan Korban Gempa

TRENDING