DUNIA
Qatar: Negara Teluk Tak Bisa Terus Bergantung pada AS
AKTUALITAS.ID – Kementerian Luar Negeri Qatar melontarkan pernyataan menohok terkait ketergantungan negara-negara Teluk terhadap perlindungan militer Amerika Serikat (AS). Meski menampung pangkalan militer AS terbesar di kawasan Timur Tengah, Qatar secara terbuka menegaskan bahwa kehadiran pasukan Negeri Paman Sam tidak lagi cukup untuk menjamin stabilitas kawasan.
Juru Bicaranya, Majed bin Mohammed Al Ansari, menyampaikan peringatan keras tersebut di tengah ajang Hili Forum di Uni Emirat Arab. Ia mendesak negara-negara di kawasan Teluk untuk segera membangun kemandirian keamanan daripada bergantung sepenuhnya pada aliansi internasional.
“Kita di kawasan Teluk perlu menyadari bahwa kehadiran pasukan internasional di kawasan ini serta aliansi strategis dengan Amerika Serikat memang sangat penting, namun itu saja tidak cukup,” tegas Majed.
Ia menambahkan bahwa kemandirian militer menjadi satu-satunya pilihan rasional bagi negara-negara Teluk saat ini.
“Ya, kita membutuhkan mitra. Ya, kita membutuhkan sekutu. Namun, kita tidak bisa hanya bergantung pada mereka demi keamanan kita,” lanjutnya.
Pernyataan tajam ini mengemuka di tengah kebuntuan konflik antara AS dan Iran yang sudah berlarut-larut selama enam bulan. Qatar berada di posisi serba salah, mengingat perannya sebagai mediator utama sekaligus korban dari gejolak geopolitik ini—infrastruktur energi vital serta wilayahnya kerap menjadi sasaran empuk serangan balasan.
Eskalasi kian memanas setelah Iran mengganggu jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz, yang dibalas AS dengan aksi blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan utama Iran.
Sebagai bagian dari diplomasi tingkat tinggi, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani sempat menerobos kebuntuan dengan melawat langsung ke Teheran. Langkah diplomasi ini berjalan beriringan dengan wacana Iran dan Oman yang tengah menjajaki pembentukan koridor pelayaran sementara serta operasi pembersihan ranjau demi menyelamatkan jalur perdagangan dunia. (Mun)
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
NASIONAL29/10/2026 07:00 WIBDPR Pasang Target Ambisius untuk RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL29/10/2026 10:00 WIBDemo Bukan Perang! Koalisi Sipil Desak Pasukan TNI Ditarik dari Jalanan Jakart
-
JABODETABEK29/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Petir Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah Jakarta
-
NASIONAL29/10/2026 06:00 WIBDasco Minta Kritik Kabut Asap Dijawab dengan Penegakan Hukum
-
NASIONAL29/10/2026 11:00 WIBErna Sari Dewi: Pemuda Jangan Cuma Jadi Penonton Perubahan
-
EKBIS29/10/2026 10:30 WIBBaru Naik Dua Hari, Emas Antam Mendadak Berbalik Arah
-
NUSANTARA29/10/2026 11:30 WIBRibuan Rumah Terendam Banjir di Medan
















