POLITIK
Bongkar ‘Hadiah’ BUMN! Doli Tantang Eks Ketua KPU Buka-bukaan Skandal Pasal Gibran
AKTUALITAS.ID – Perang urat saraf antara elite Senayan dan mantan penyelenggara pemilu pecah ke permukaan. Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, melancarkan serangan balik yang brutal terhadap mantan Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, buntut polemik dugaan “penyelundupan” Pasal 18 ayat (3) PKPU Nomor 19/2023 yang meloloskan pencalonan Gibran Rakabuming Raka.
Doli meradang usai Hasyim menyinggung soal kemunafikan dalam pusaran kontroversi pasal tersebut. Tidak terima, Doli langsung menguliti rekam jejak kelam Hasyim yang pernah dua kali ditendang secara tidak hormat dari kursi pimpinan KPU.
“Dia menggunakan kata lupa dan munafik, ya. Dia lupa, dia sudah pernah dua kali dipecat sebagai KPU karena kemunafikannya,” serang Doli dengan nada tinggi di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (12/10/2026).
Tidak berhenti di urusan etika, Doli langsung menembak jantung pertahanan Hasyim dengan menyinggung posisi empuknya saat ini sebagai Komisaris Independen PTPN I. Doli mempertanyakan kompetensi Hasyim yang tiba-tiba melenggang ke BUMN perkebunan tanpa latar belakang yang jelas, dan menyiratkan bahwa jabatan tersebut adalah sebuah “hadiah” balas budi.
“Coba tanya sama dia itu dia tuh dapat dari mana? Komisaris itu, hadiah dari siapa? Gitu kan, dapat komisaris itu,” sindir politikus senior Partai Golkar tersebut.
Merasa diserang secara personal, Doli kini menantang Hasyim untuk berhadap-hadapan di arena terbuka. Ia mendorong Komisi II untuk segera menggelar forum resmi demi membongkar tuntas siapa dalang sebenarnya di balik lolosnya pasal kontroversial pencalonan Pilpres 2024 tersebut. Jika Hasyim berani, Doli siap membuka seluruh kartu di meja.
Perseteruan panas ini dipicu oleh manuver Hasyim yang sebelumnya menyeret nama Doli—yang saat itu menjabat Ketua Komisi II—sebagai pihak yang harus ikut memikul tanggung jawab atas lahirnya Pasal 18 ayat (3). Dalam sebuah pernyataan, Hasyim bahkan menyitir hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim tentang ciri-ciri orang munafik, dan secara tajam melontarkan kalimat provokatif: “Lupa boleh, munafik jangan,” yang akhirnya meledakkan amarah Doli. (Bowo/Mun)
-
POLITIK12/10/2026 16:00 WIBSurvei CELIOS: Rapor Prabowo-Gibran di Bawah Angka 5
-
NASIONAL12/10/2026 16:30 WIBHabib Syarief Desak Usut Tuntas Perusakan Bus Persib di Batang
-
RAGAM12/10/2026 13:30 WIBBMKG Ungkap Skenario Terburuk Megathrust
-
NUSANTARA12/10/2026 12:30 WIBPVMBG: Jangan Dekati Anak Krakatau
-
POLITIK12/10/2026 13:00 WIBDKPP Terima Dua Aduan Syarat Pilpres
-
POLITIK13/10/2026 06:00 WIBPKS Belum Putuskan Prabowo 2029
-
EKBIS12/10/2026 14:00 WIBKemnaker Catat 63.789 Korban PHK hingga September 2026
-
EKBIS12/10/2026 11:30 WIBBappenas Buka Lowongan Non-ASN

















