Berita
China Kecam Kapal Perang AS Masuk LCS Tanpa Permisi
China mengecam keras kapal perang Amerika Serikat, USS Curtis Wilbur, yang memasuki Laut China Selatan tanpa permisi pada Kamis (20/5). Komando Militer China Kawasan Selatan menyatakan bahwa USS Curtis Wilbur berlayar di perairan Laut China Selatan dekat Kepulauan Paracel tanpa permisi. Dikutip Reuters, China menganggap manuver kapal perang AS itu melanggar kedaulatan negaranya dan mengancam […]
China mengecam keras kapal perang Amerika Serikat, USS Curtis Wilbur, yang memasuki Laut China Selatan tanpa permisi pada Kamis (20/5).
Komando Militer China Kawasan Selatan menyatakan bahwa USS Curtis Wilbur berlayar di perairan Laut China Selatan dekat Kepulauan Paracel tanpa permisi.
Dikutip Reuters, China menganggap manuver kapal perang AS itu melanggar kedaulatan negaranya dan mengancam keamanan dan stabilitas di kawasan.
Sampai saat ini, China memang masih berkeras mengklaim hampir 90 persen wilayah di Laut China Selatan, termasuk Kepulauan Paracel. Namun, klaim China tersebut tumpang tindih dengan wilayah perairan sejumlah negara Asia Tenggara.
China menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan kapal perang dan pesawat tempur untuk mengintai aktivitas USS Curtis Wilbur itu.
Sebelum memasuki Laut China Selatan,USS Curtis Wilbur juga telah membuat Beijing geram karena melintasi Selat Taiwan.
Kapal perusak peluru kendali kelas Arleigh Burke yang dioperasikan Armada ke-7 Angkatan Laut AS itu melintasi Selat Taiwan pada Selasa lalu.
“Keputusan AS mengirimkan pertanda keliru kepada kekuatan pro-kemerdekaan Taiwan, mengganggu situasi dan membahayakan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan,” kata juru bicara Komando Armada Timur Angkatan Bersenjata China.
Di sisi lain, AS menegaskan bahwa pelayaran kapalnya itu legal karena sudah sesuai dengan hukum laut dunia.
“Pelayaran kapal yang melintasi Selat Taiwan menunjukkan janji AS terhadap kawasan Indo-Pasifik yang terbuka dan bebas. Angkatan Bersenjata AS akan terus melanjutkan penerbangan, pelayaran, dan beroperasi di manapun selama sesuai hukum internasional,” demikian isi pernyataan Angkatan Laut AS.
-
NUSANTARA31/08/2026 11:45 WIBSinabung Erupsi, Abu Hitam Membumbung 3,5 Kilometer
-
RIAU31/08/2026 11:15 WIBTurnamen Menembak Bengkalis Berakhir Damai & Sportif
-
EKBIS31/08/2026 11:30 WIBDaftar Harga BBM Swasta vs Pertamina per 31 Agustus 2026
-
JABODETABEK31/08/2026 07:00 WIBMisteri Kematian Bambang, Elite Politik Bungkam
-
OASE31/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Mengatur Hidup dari Akidah hingga Politik
-
NASIONAL31/08/2026 11:00 WIBKBPP Polri Tantang DPR Buktikan Janji UU Perampasan Aset
-
NUSANTARA31/08/2026 16:00 WIBPengamat SDI: Janji 15 Desember Jadi Pesan Tegas Dasco kepada Pendemo
-
EKBIS31/08/2026 09:30 WIBIHSG Zona Merah Awal Pekan

















