Berita
PAN Usulkan Ambang Batas Pencalonan Presiden Sebaiknya 4 Persen
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan, politik transaksional lahir dari pembatasan ambang batas pencalonan presiden. Maka itu PAN mengusulkan, Pilpres sebaiknya tidak dibatasi ambang batas 20 persen. “Kami kemarin mengusulkan Pilpres partai politik itu jangan dibatasi 20 persen, karena itu akan menghasilkan politik transaksional,” ujar Zulkifli dalam pidato kebangsaan yang […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan, politik transaksional lahir dari pembatasan ambang batas pencalonan presiden. Maka itu PAN mengusulkan, Pilpres sebaiknya tidak dibatasi ambang batas 20 persen.
“Kami kemarin mengusulkan Pilpres partai politik itu jangan dibatasi 20 persen, karena itu akan menghasilkan politik transaksional,” ujar Zulkifli dalam pidato kebangsaan yang digelar CSIS Indonesia secara virtual, Kamis (19/8/2021).
PAN mengusulkan supaya ambang batas pencalonan presiden sebaiknya 4 persen. Bahkan, menurutnya, suara partai tidak akan hangus karena tidak mencalonkan.
“Oleh karena itu Pilpres cukup 4 persen. Dan partai politik kalau dapat wakil silakan. Enggak hangus pak,” katanya.
Undang-Undang yang memberikan batas tersebut, kata Zulkifli, menjadikan sistem politik menjadi transaksional. Uang menjadi ukuran paling penting.
“Karena kita dibatasi, undang-undangnya seperti itu, sistemnya juga begitu akhirnya apa politik kita menjadi politik yang transaksional, semua ukurannya uang, yang penting menang, mengabaikan nilai-nilai. Nah inilah yang kita alami sekarang,” ujar Zulkifli.
Wakil Ketua MPR RI ini bilang, berkat politik transaksional ini maka muncul politik yang memecah belah karena politik elektoral mementingkan menang dengan segala cara. Hal ini perlu diperbaiki.
“Oleh karena itu PAN kemarin berjuang agar undang-udang baik, sistem baik maka demokrasi akan melahirkan demokrasi yang punya nilai,” ujar Zulkifli.
“Demokrasi yang punya nilai itulah akan menghasilkan kesetaraan, harmoni, itu mengurangi kesenjangan dan seterusnya itu. Itu yang kita perjuangkan,” pungkasnya.
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 19:00 WIBDPR Desak Napi Lapas Mewah Dikirim ke Nusakambangan
-
RAGAM29/09/2026 21:30 WIBFestival Generasi Cerdas 2026 Tampilkan Karya dan Prestasi Sekolah Binaan Astra
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
DUNIA29/09/2026 21:00 WIBTrump Ketuk Pintu Iran, Teheran Ogah Buka
-
DUNIA29/09/2026 18:00 WIBGelombang Demo Siswa Menjalar ke Berbagai Kota Prancis
-
NUSANTARA30/09/2026 08:30 WIBKobaran Api Mengganas Dekati Pusat Latihan Gajah Way Kambas

















