Berita
Sebatang Pohon yang Menangis karena Ditinggal Rasulullah
Di antara cara Allah Ta’ala untuk meneguhkan para kekasih-Nya di muka bumi ini adalah dengan menganugerahkan kepada mereka berbagai bentuk mukjizat dan karomah. Mukjizat yang Allah turunkan untuk menguatkan hati Rasul-Nya sangat banyak dan beragam. Dikutip dari buku Jangan Takut Hadapi Hidup karya Aidh Abdullah Al-Qarny, suatu saat Rasulullah SAW pernah berdiri dan berbicara di hadapan para sahabatnya. Setelah […]
Di antara cara Allah Ta’ala untuk meneguhkan para kekasih-Nya di muka bumi ini adalah dengan menganugerahkan kepada mereka berbagai bentuk mukjizat dan karomah. Mukjizat yang Allah turunkan untuk menguatkan hati Rasul-Nya sangat banyak dan beragam.
Dikutip dari buku Jangan Takut Hadapi Hidup karya Aidh Abdullah Al-Qarny, suatu saat Rasulullah SAW pernah berdiri dan berbicara di hadapan para sahabatnya. Setelah itu, beliau meminta sebuah mimbar dan diletakkan tepat berdampingan dengan sebatang pohon yang dulu menjadi tempat beliau bersandar. Saat itu, batang pohon tersebut menangis sedih karena harus berpisah dengan sang kekasih hati, Rasulullah SAW.
Sebatang pohon yang tak mampu mengucapkan sepatah kata pun, tidak pula mampu berbicara, apalagi makan, minum, memberikan manfaat maupun menjauhkan seseorang dari bahaya dan mudharat, ternyata ia mampu merasakan duka. Ia menangis di hadapan penglihatan dan pendengaran para sahabat!
Jabir pernah mengatakan, “Demi Allah, saat itu kami benar-benar mendengar suara batang pohon tersebut layaknya rintihan seekor unta betina yang sedang hamil dan banyak susunya yang harus berpisah dengan anaknya di tengah padang pasir.”
Di hadapan para sahabatnya, Rasulullah SAW melangkah mendekati batang pohon tersebut dan meletakkan tangannya yang suci agar ia berhenti menangis dan kembali tenang.
Allah Ta’ala berfirman,
…فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ ۚوَمِنْهُمْ مُّقْتَصِدٌ ۚوَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِالْخَيْرٰتِ بِاِذْنِ اللّٰهِ…
“Maka di antara mereka ada sekelompok orang yang termasuk telah menzalimi diri mereka sendiri, dan sebagian lainnya berada di posisi pertengahan, dan yang lainnya termasuk (as-Sabiqun) pendahulu dalam berbagai kebaikan.” (QS. Fathir ayat 32)
Karomah pada dasarnya merupakan pertolongan dan pengukuhan yang Allah berikan kepada hamba-Nya yang beriman.
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
RAGAM06/10/2026 13:30 WIBOktober Jadi Momen Pencairan BSU, Siapa yang Kebagian?
-
POLITIK06/10/2026 13:00 WIBRUU Pemilu Memanas, PKB Dorong Opsi Threshold 5-6 Persen
-
POLITIK07/10/2026 07:00 WIBPDIP Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen
-
POLITIK07/10/2026 06:00 WIBBW: Gibran Mundur Lebih Terhormat
-
NASIONAL06/10/2026 14:00 WIBOmbudsman Bongkar Dugaan Penyiksaan Sadis di Balik Jeruji Cibinong
-
NUSANTARA07/10/2026 07:30 WIBLansia 74 Tahun Tewas Saat Bakar Daun Jati di Ladang
-
NUSANTARA07/10/2026 08:30 WIBGempa M5,2 Guncang Lombok Dini Har
















